Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Impounding Bendungan Sepaku Semoi Ditargetkan Juni 2023

📅 Senin, 27 Mar 2023, 12:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Impounding Bendungan Sepaku Semoi Ditargetkan Juni 2023 Doc: BPMI Setpres/Laily Rachev
Ket. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau progres pembangunan Bendungan Sepaku Semoi di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (22/06/2022).

SAMARINDA - Pembangunan infrastruktur pendukung Ibu Kota Nusantara (IKN), yakni Bendungan Sepaku Semoi di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sudah mencapai 88 persen lebih, sehingga ditarget mulai diisi air (impounding) pada Juni 2023.

"Bendungan ini diproyeksikan mampu menyuplai kebutuhan air baku mencapai 2.500 liter per detik, dengan rincian 2.000 liter untuk IKN dan 500 liter untuk Balikpapan," kata Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan (BWSK) IV Samarinda Harya Muldianto di Samarinda, Senin (27/3).

Bendungan Sepaku Semoi dibangun melalui skema kontrak tahun jamak 2020-2023 senilai Rp556 miliar, dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Brantas Abipraya - PT Sacna - PT BRP (KSO), dibangun dengan kapasitas tampung 10,6 juta m3 dan luas genangan 280 hektare.

Bendungan yang berlokasi di Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, itu mampu mereduksi banjir sebesar 55 persen dan memiliki kapasitas tampung 10 juta meter kubik dengan panjang bendungan 450 meter, sementara tipe bendungan adalah urukan tanah homogen.

Rencana awal bendungan ini dibangun adalah untuk memenuhi kebutuhan air baku bagi warga Kecamatan Sepaku dan penduduk Kota Balikpapan, kemudian bendungan ini ditetapkan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020, sehingga sekaligus untuk suplai kebutuhan di IKN.

Harya melanjutkan, selain Bendungan Sepaku Semoi yang terus berjalan, pihaknya juga mengerjakan sejumlah proyek lain yang masih berkaitan dengan pendayagunaan sumber daya air, seperti Intake Sungai Sepaku, rencana Bendungan Batu Lepek, termasuk pekerjaan drainase pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Menurutnya, Intake Sungai Sepaku berkapasitas 3.000 liter per detik, dikerjakan mulai Oktober 2021 sampai April 2023, didesain dengan konsep bendung gerak (obermeyer), memiliki lebar bendung 117,2 meter, dan tinggi bendung 2,3 meter.

Ia mengakui bahwa pada Januari 2023 ada keterlambatan pekerjaan pada Bendungan Sepaku Semoi, hal ini terjadi karena keterlambatan material batu dari Palu dari Sulawesi di kisaran September - November 2022, akibat cuaca buruk di laut sehingga kapal tidak berani berlayar.

"Seandainya waktu itu kapal berani berlayar pun, tetap tidak bisa mengangkut material yang kami pesan, karena saat itu mereka lebih memilih mengangkut batu bara, selain harga angkutan batu bara lebih baik juga tidak merusak lantai tongkang, sedangkan batu yang kami pesan sangat keras yang berpotensi merusak lantai tongkang, tapi itu semua sudah bisa diatasi," kata Harya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

54 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.