Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Benarkah Ada Kehidupan Lain di Luar Bumi? Begini Cara Astronom Mencari Alien

📅 Sabtu, 25 Mar 2023, 11:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

Fasilitas unik ini merupakan proyek menarik lainnya yang mampu mencari sinyal setiap hari sepanjang tahun. Proyek ini sedang mengembangkan perangkat keras dan perangkat lunak pada piringan aslinya, termasuk kemampuan untuk menargetkan beberapa bintang sekaligus. Proyek ini merupakan bagian dari organisasi penelitian nirlaba, SETI Institute.

2. Cari Laser Luar Angkasa

SETI Institute juga sedang mencari sinyal yang bisa disebut sebagai "laser ruang angkasa".

Beberapa astronom berhipotesis bahwa makhluk cerdas mungkin menggunakan laser yang sangat besar untuk berkomunikasi atau bahkan untuk mendorong pesawat ruang angkasa. Hal ini karena di Bumi pun kita sedang menyelidiki komunikasi laser dan layar cahaya yang digerakkan oleh laser.

Untuk mencari kilatan misterius di langit malam, kita membutuhkan instrumen khusus di berbagai lokasi di seluruh dunia yang saat ini sedang dikembangkan dan kita digunakan. Ini adalah area penelitian yang membuat saya bersemangat untuk melihat perkembangannya dan menantikan hasilnya.

Pada saat penulisan artikel ini, sayangnya belum ada sinyal laser alien yang ditemukan.

Tantangan Mencari Alien

Selalu menarik untuk merenungkan siapakah saja yang mungkin hidup di alam semesta, tapi ada satu masalah yang harus kita atasi untuk bertemu atau berkomunikasi dengan alien. Masalah itu adalah kecepatan cahaya.

Semua yang kita andalkan untuk berkomunikasi melalui ruang angkasa membutuhkan cahaya, dan cahaya bergerak sangat cepat. Di sinilah optimisme saya untuk menemukan kehidupan cerdas mulai memudar. Alam semesta sungguh besar.

Sebagai gambaran, manusia mulai menggunakan gelombang radio untuk berkomunikasi jarak jauh pada tahun 1901. Sinyal transatlantik pertama hanya menempuh jarak 122 tahun cahaya, atau hanya menjangkau 0,0000015% bintang di Bima Sakti.

Apakah optimisme kamu juga memudar? Tidak apa-apa, karena inilah hal yang luar biasa… kita tidak perlu menemukan kehidupan untuk mengetahui bahwa kehidupan itu ada di luar sana, di suatu tempat.

Ketika kita mempertimbangkan triliunan galaksi, septiliun bintang, dan kemungkinan masih banyak lagi planet yang ada di alam semesta yang bisa diamati, rasanya nyaris mustahil kalau kita sendirian.

Kita tidak dapat sepenuhnya membatasi parameter yang kita butuhkan untuk memperkirakan berapa banyak bentuk kehidupan lain yang mungkin ada di luar sana, seperti yang diusulkan oleh Frank Drake, dengan menggunakan perkiraan dan simulasi terbaik kita, jawaban terbaik saat ini adalah terdapat puluhan ribu kemungkinan peradaban di luar sana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.