Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

40 Tahun Tanpa Kepastian Hukum, Menteri ATR/Kepala BPN Serahkan Sertipikat Tanah kepada Dosen Universitas Hasanuddin

📅 Jumat, 17 Mar 2023, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
40 Tahun Tanpa Kepastian Hukum, Menteri ATR/Kepala BPN Serahkan Sertipikat Tanah kepada Dosen Universitas Hasanuddin Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Penyertipikatan tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dijalankan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah menjangkau masyarakat Indonesia dari berbagai profesi, termasuk dosen. Dengan tersertipikasinya tanah diharapkan menjadi pembakar semangat bagi para dosen untuk senantiasa mendidik para calon pemimpin bangsa.

Hal ini disampaikan oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Hadi Tjahjanto saat menyerahkan 23 Sertipikat Hak Milik untuk rumah Dosen Universitas Hasanuddin, Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Jumat (17/03). "Kita di rumah dosen yang rata-rata hampir 40 tahun itu tidak ada kepastian hukum, tidak mendapatkan sertipikat. Dan hari ini dengan koordinasi dengan Pak Rektor, saya tugaskan juga dengan Kakanwil (Kepala Kantor Wilayah, red). Alhamdulillah sertipikatnya keluar secara bertahap," ujarnya.

Menurut Hadi Tjahjanto, para dosen adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang patut diberikan perhatian. Sertipikat tanah yang diserahkan ini sebagai bakti murid kepada guru yang telah tanpa henti memberikan ilmunya untuk memajukan masa depan bangsa Indonesia.

"Para dosen ini adalah pahlawan tanpa tanda jasa, mendidik kita semuanya. Ada yang menjadi pejabat tinggi, politikus, tapi kadang-kadang dosen terlupakan. Ini adalah hanya sedikit yang bisa kita berikan kepada para dosen. Keceriaan, kesenangan mereka melebihi dari kita semua yang telah mendapatkan posisi lebih tinggi daripada dosen," tutur Hadi Tjahjanto.

Menteri ATR/Kepala BPN berharap, kegiatan sertipikasi tanah dapat segera selesai sehingga menjadi contoh yang baik serta dapat ditiru oleh Kantor Pertanahan (Kantah) lain se-Indonesia. Ia mendorong jajarannya melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah di masing-masing wilayah untuk melancarkan program pendaftaran tanah.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa menyelesaikan semua rumah dosen dan ini bisa menjadi contoh di tempat-tempat lain. Saya yakin di seluruh Indonesia juga memiliki permasalahan yang sama. Dosen, guru, juga terlupakan untuk mendapatkan hak atas tanah dan itu semua bisa diselesaikan dengan koordinasi," jelas Hadi Tjahjanto.

Pada kesempatan ini, Menteri ATR/Kepala BPN didampingi oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Raja Juli Antoni; Plt. Direktur Jenderal Penataan Agraria, Andi Tenrisau; sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN; Kakanwil BPN Provinsi Sulawesi Selatan, Tri Wibisono; dan Rektor Universitas Hasanuddin, Jamaluddin Jompa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.