Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Jatuh Korban, Pakar: Masyarakat Perlu Aktif Cari Informasi Terkait Peringatan Dini

📅 Senin, 13 Mar 2023, 01:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Jatuh Korban, Pakar: Masyarakat Perlu Aktif Cari Informasi Terkait Peringatan Dini Doc: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Ket. Warga beraktivitas di tengah genangan akibat hujan lebat mengguyur permukiman di dekat Stasiun Kalideres, Jakarta Barat, Senin (27/2/2023).

Jakarta - Cegah jatuh korban. Pakar hidrologi dan sumber daya air Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)Yanto, Ph.D mengatakan masyarakat perlu lebih aktif mencari informasi terkait peringatan dini yang diberikan pemerintah guna mendukung upaya mitigasi banjir.

"Masyarakat harus aktif mencari informasi peringatan dini terutama bagi mereka yang tinggal di daerah rawan banjir," katanyadihubungi dari Jakarta, Minggu

Dosen Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil Unsoed itu, mencontohkanperingatan dini tentang peningkatan potensi bencana hidrometeorologi akibat curah hujan yang tinggi akan berguna bagi masyarakat untuk bersiap menghadapi kemungkinan bencana.

"Dengan demikian, penduduk yang tinggal di daerah rawan bencana seperti di perbukitan atau di bantaran sungai, dapat segera bersiap dengan kemungkinan bencana dan menentukan langkah mitigasi, kesiapsiagaan ini sangat diperlukan," katanya.

Dia juga menambahkan masyarakat juga perlu aktif dalam menginformasikan kepada pemerintah tentang situasi dan kondisi di wilayahnya masing-masing.

"Misalkan terkait dengan kondisi yang berpotensi menyebabkan banjir seperti saluran drainase tersumbat, perlunya infrastruktur pengendali banjir, ataupun dalam kondisi darurat ketika bencana banjir sedang melanda," katanya.

Informasi dari masyarakat tersebut, kata dia, dapat didistribusikan melalui berbagai saluran informasi digital yang berbasis media sosial.

"Masyarakat juga dapat mencari informasi atau bahkan memberikan informasi terkait dengan banjir kepada pemerintah di level terdekat misalkan kepada pemerintah desa atau kelurahan," katanya.

Selain itu, kata dia, masyarakat juga dapat memberikan masukan kepada pemerintah desa atau kelurahan terkait dengan sarana dan prasarana mitigasi banjir yang diperlukan masyarakat.

Menurut dia, peran aktif masyarakat akan dapat mendukung upaya mitigasi dan juga penanganan bencana banjir di masing-masing wilayah.

Dia juga mengatakan bahwa upaya mitigasi banjir perlu didukung adanya perluasan media penyebaran informasi mengenai kebencanaan.

"Pemerintah daerah perlu memperluas media penyebaran informasi hingga ke tingkat desa, agar setiap orang makin mudah mengaksesnya," katanya.

Jika diperlukan, kata dia, dapat juga dibentuk gugus tugas mitigasi cuaca ekstrem di masing-masing daerah hingga tingkat desa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.