Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SVB Bangkrut, Karyawan Ditawari 45 Hari Kerja dan Gaji 1,5 Kali Lipat

📅 Minggu, 12 Mar 2023, 10:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
SVB Bangkrut, Karyawan Ditawari 45 Hari Kerja dan Gaji 1,5 Kali Lipat Doc: CNA/Reuters/Nathan Frandino
Ket. Kantor pusat Silicon Valley Bank (SVB) di Santa Clara, California, AS pada 10 Maret 2023.

NEW YORK - Karyawan Silicon Valley Bank ditawari 45 hari kerja dengan satu setengah kali gaji mereka oleh Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC), regulator Amerika Serikat yang mengambil alih bank yang bangkrut tersebut.

Pekerja akan didaftarkan dan diberi informasi tentang manfaat selama akhir pekan oleh FDIC. Perincian perawatan kesehatan akan diberikan oleh mantan perusahaan induk SVB Financial Group, kata FDIC dalam email berjudul "Retensi Karyawan", Jumat (10/3) malam.SVB memiliki 8.528 tenaga kerja pada akhir tahun lalu.

Staf diminta untuk terus bekerja dari jarak jauh, kecuali pekerja penting dan karyawan cabang.

FDIC tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Silicon Valley Bank ambruk setelah nasabah khawatir tentang kesehatan keuangan lembaga pemberi pinjaman itu, dan bergegas menarik simpanan mereka.

Kehebohan perjalanan dua hari bank itu membutakan para pengamat dan mengejutkan pasar, memusnahkan lebih dari 100 miliar dolar nilai pasar untuk bank-bank AS.

SVB menjadi bank terbesar ke-16 di AS pada akhir tahun lalu, dengan aset sekitar 209 miliar dolar dan deposito 175,4 miliar dolar.

"Semua orang bekerja dengan FDIC untuk menstabilkan situasi secepat mungkin," kata Gubernur California Gavin Newsom dalam sebuah pernyataan.

Kantor utama pemberi pinjaman berada di Santa Clara, California. Sebanyak 17 cabangnya di California dan Massachusetts akan dibuka kembali pada hari Senin, kata FDIC dalam sebuah pernyataan, Jumat.

SVB Securities, broker-dealer yang dimiliki oleh mantan grup induk bank tersebut, kemarin mengatakan bahwa bisnisnya tidak akan terpengaruh secara langsung oleh kegagalan Silicon Valley Bank.

Beberapa bisnis dengan kepemilikan di bank yang gagal itu telah menerima tawaran dari dana lindung nilai untuk membeli simpanan mereka yang terlantar hanya dengan 60 sen dolar, kata Semafor, sebuah situs berita, mengutip orang yang mengetahui masalah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

38 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.