Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PTN se-Indonesia Dukung Pembangunan IKN Nusantara

📅 Minggu, 12 Mar 2023, 08:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
PTN se-Indonesia Dukung Pembangunan IKN Nusantara Doc: ANTARA/M Ghofar
Ket. Rektor Unmul Samarinda Abdunnur saat pembukaan Sidang Tahunan Majelis Umum Himpuni di Samarinda, Sabtu (11/3)

SAMARINDA - Perguruan tinggi negeri (PTN) se-Indonesia yang tergabung dalam Perhimpunan Organisasi Alumni PTN Indonesia (Himpuni) mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang dibuktikan dengan berkegiatan di lokasi ini.

"Bentuk dukungan, dibuktikan dengan hari ini kami menggelar Sidang Tahunan Majelis Umum Himpuni di Samarinda, yakni Universitas Mulawarman sebagai tuan rumah," ujar Ketua Presidium Himpuni Akhmad Muqowan saat pembukaan sidang tahunan tersebut di Samarinda, Sabtu (11/3).

Pergelaran sidang tahunan ini merupakan yang pertama di Indonesia sehingga hal ini menjadi sejarah bagi Samarinda, khususnya dan Provinsi Kaltim umumnya, karena langsung disepakati digelar di daerah ini sebagai dampak positif dari pemindahan IKN.

Bahkan, katanya, pada Minggu (12/3) rombongan Himpuni seluruh Indonesia akan mengunjungi Titik Nol Nusantara dan sejumlah kawasan di IKN untuk melihat langsung perkembangan pembangunan di IKN, termasuk melihat sisi tertentu sebagai bahan masukan untuk pembangunan IKN.

Sementara itu, Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda Abdunnur mengatakan pembangunan IKN tidak bisa hanya didukung perguruan tinggi, tapi harus didukung perguruan tinggi di seluruh Indonesia sehingga diharapkan muncul sejumlah rekomendasi berkualitas demi IKN, bangsa, dan negara.

"Kita tidak perlu euforia dengan masing-masing PTN membangun perguruan tinggi di IKN, tapi kita perlu kolaborasi membangun satu perguruan tinggi yang berkualitas, unggulan, serta dengan program studi spesifik yang disesuaikan dengan tingkat kebutuhan," kata Abdunnur.

Iamendukung IKN dari berbagai aspek, termasuk aspek peningkatan SDM dan ekonomi karena masyarakat Kaltim tidak ingin terpinggirkan dengan adanya IKN sehingga banyak hal yang perlu disiapkan agar warga lokal memiliki daya saing seimbang.

"Sidang tahunan yang pertama dan digelar di sini tentu akan menjadi sejarah bagi Unmul karena sidang ini dirancang menjadi agenda rutin. Saat ini Unmul memiliki 36 ribu mahasiswa dan 13 program studi. Terkait rangkaian sidang dan adanya IKN, maka perlu kami pekikkan 'Unmul Hebat, Kaltim Berdaulat, IKN Kuat, Himpuni Mantap'," katanya..

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Hasil Liga Europa: Bournemo...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.