Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waduh Banyak Sekali saat Musim Penghujan, BMKG Deteksi 23 Titik Panas di Kaltim

📅 Sabtu, 11 Mar 2023, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waduh Banyak Sekali saat Musim Penghujan, BMKG Deteksi 23 Titik Panas di Kaltim Doc: Antara/Pusdalops BPBD Kabupaten PPU
Ket. Ilustrasi: Tim gabungan dari Pusdalops BPBD Kabupaten PPU memadamkan api saat terjadi kebakaran lahan di kabupaten tersebut pada 2022, setelah mendapat informasi titik panas dari BMKG Balikpapan.

Balikpapan - Waduh banyak sekali saat musim penghujan. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mendeteksi 23 titik panas di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), sehingga semua pihak diminta saling menjaga agar tidak terjadi titik panas lagi karena sejumlah kawasan masih berpotensi panas beberapa hari.

"Sebaran titik panas tersebut telah kami informasikan kepada pihak terkait agar dapat dilakukan tindakan lebih lanjut," kata Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan BMKG Balikpapan Diyan Novrida di Balikpapan, Jumat.

Sebanyak 23 titik panas tersebut terpantau Jumat ini mulai pukul 01.00 hingga pukul 17.00 Wita, kemudian langsung disampaikan ke instansi terkait, terutama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik di tingkat Provinsi Kaltim maupun kabupaten/kota agar mendapat penanganan lebih lanjut.

Dua hari sebelumnya (Rabu, 8/3), pihaknya juga mendeteksi sebanyak 15 titik panas tersebar pada tiga kabupaten di Kaltim, namun titik panas tersebut telah padam setelah dilakukan penanganan oleh pihak terkait.

Sedangkan 23 titik panas yang terpantau hari ini berada di titik koordinat berbeda, meskipun ada yang masih dalam satu kabupaten maupun kecamatan yang sama.

Ke-23 titik panas yang terdeteksi hari ini tersebar pada empat kabupaten/kota, yakni di Kota Bontang ada 1 titik, Kabupaten Kutai Kartanegara 2 titik, Berau 4 titik, dan selebihnya yang sebanyak 16 titik berada di Kabupaten Kutai Timur.

Rinciannya adalah titik panas di Bontang berada di Kecamatan Bontang Selatan, di Kutai Kartanegara tersebar pada dua kecamatan, yakni Kecamatan Sebulu dan Marang Kayu, kemudian 4 titik yang di Berau tersebar pada tiga kecamatan, yakni Kecamatan Gunung Tabur dan Sambaliung masing-masing 1 titik, dan 2 titik di Kecamatan Pulau Derawan.

Sedangkan 16 titik yang berada di Kutai Timur, tersebar pada empat kecamatan, yakni 4 titik di Kecamatan Bengalon, 9 titik di Kecamatan Kaubun, Kecamatan Long Mesangat dan Rantau Pulung masing-masing ada 1 titik yang semuanya memiliki tingkat kepercayaan menengah.

Saat ini, katanya, sebenarnya masih masuk musim hujan, namun dalam beberapa hari tidak terjadi hujan di sejumlah kawasan, sehingga hal ini berakibat mengeringnya biomassa di lahan tertentu yang rawan terjadi kebakaran.

"Mengingat akhir-akhir ini kerap terpantau titik panas, maka kami mengimbau semua elemen untuk sama-sama menjaga, seperti tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak melakukan pembakaran saat mengelola lahan, apalagi jika di kawasan tersebut ada hutan atau lahan yang mudah terbakar," kata Diyan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.