Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri Bintang Sebut Keterwakilan Perempuan di Politik Masih Kurang

📅 Kamis, 09 Mar 2023, 08:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menteri Bintang Sebut Keterwakilan Perempuan di Politik Masih Kurang Doc: ANTARA/Anita Permata Dewi
Ket. Acara seminar International Women's Day bertajuk "Bersama Lindungi Perempuan, Wujudkan Kesetaraan Gender", yang diikuti di Jakarta, Rabu (8/3/2023).

JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga mengatakan bahwa kepemimpinan perempuan di bidang politik dan pemerintahan saat ini, masih sangat kurang.

"Data menunjukkan kepemimpinan perempuan di sektor publik masih sangat kurang," kata Menteri Bintang Puspayoga dalam sambutan tertulis pada Seminar International Women's Day bertajuk "Bersama Lindungi Perempuan, Wujudkan Kesetaraan Gender", yang diikuti di Jakarta, Rabu (8/3).

Staf Ahli Menteri PPPA Bidang Penanggulangan Kemiskinan Titi Eko Rahayu yang membacakan sambutan Menteri Bintang Puspayoga menyebut keterwakilan kepemimpinan perempuan di sektor publik yang seimbang merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan kesetaraan gender.

MenurutBintang, mengatakan berdasarkan data dari Pusat Kajian Politik (Puskapol) Universitas Indonesia, jumlah perempuan yang menempati kursi di DPR RI per Januari 2021 masih sebesar 21,39 persen atau 125 orang dari total 575 orang.
Proporsi perempuan di DPD RI sebesar 30,88 persen. Kemudian rata-rata keterwakilan perempuan di 34 DPRD tingkat provinsi, baru mencapai 17,5 persen.

"Untuk DPRD tingkat kabupaten/kota, masih terdapat 21 DPRD kabupaten/kota yang tidak memiliki keterwakilan perempuan," kata Bintang.

Begitu pun proporsi perempuan sebagai kepala daerah pada tahun 2019 baru 9,06 persen dari total 342 orang.

Hari Perempuan Internasional (IWD) yang diperingati setiap 8 Maret bertujuan untuk memberi pengakuan terhadap prestasi perempuan di seluruh dunia dalam bidang sosial, ekonomi, budaya, politik, serta untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kesetaraan gender.

Bintang mengatakan untuk mewujudkan kesetaraan gender, kesempatan atau peluang yang sama tidak lagi cukup.

Lebih dari itu, perempuan membutuhkan dukungan global yang secara aktif mempromosikan mereka di seluruh aspek kehidupan, seperti pendidikan, kesempatan kerja, kesehatan, dan kepemimpinan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.