Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Turki Bangun Tempat Tinggal untuk 1,6 Juta Warga di Wilayah Gempa

📅 Minggu, 05 Mar 2023, 09:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Turki Bangun Tempat Tinggal untuk 1,6 Juta Warga di Wilayah Gempa Doc: Anadolu Agency
Ket. Foto udara- Kota tenda yang didirikan AFAD.

ANKARA - Turki sejauh ini telah menyediakan tempat tinggal bagi hampir 1,6 juta orang yang terdampak gempa dahsyat pada 6 Februari di wilayah selatan negara itu, kata badan penanggulangan bencana negara itu pada Kamis (2/3).

"Tempat tinggal disediakan untuk 1.593.808 warga di daerah bencana dan 329.960 warga di provinsi lain," kata Badan Penanggulangan Bencana dan Kondisi Darurat (AFAD) dalam sebuah pernyataan seperti dikutip media Turki Anadolu Agency.

Sebanyak 332 kota tenda dan 360.167 unit tenda didirikan di zona gempa, kata AFAD.

"Sedikitnya 189 kota rumah kontainer sedang dibuat di provinsi yang terkena dampak gempa. Pembangunan infrastruktur dan pemasangan 90.914 rumah kontainer masih berlanjut sesuai yang direncanakan," tambah dia.

Sebanyak 228.591 personel, termasuk 4.667 anggota tim SAR, 18.048 peralatan konstruksi, 75 pesawat, 108 helikopter saat ini bekerja di wilayah tersebut, kata AFAD.

Gempa berkekuatan M 7,7 dan 7,6 yang berpusat di Kahramanmaras juga melanda 10 provinsi lainnya, Adana, Adiyaman, Diyarbakir, Elazig, Hatay, Gaziantep, Kilis, Malatya, Osmaniye, dan Sanliurfa.

Lebih dari 13 juta orang terkena dampak gempa dahsyat tersebut, dan merenggut lebih dari 45.000 jiwa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Luar Negeri
Tiba di AS, Xi Jinping Disa...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp104.850...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.