Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapal Pesiar Vivie Rae II Asal Marshall Island Terombang Ambing di Laut Arafuru

📅 Minggu, 05 Mar 2023, 15:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kapal Pesiar Vivie Rae II Asal Marshall Island Terombang Ambing di Laut Arafuru Doc: istimewa
Ket. Tim SAR gabungan sesaat sebelum dikerahkan mengevakuasi kapal Vivie Rae II asal Marshall Island yang terombang-ambing di laut Arafuru, Kabupaten Merauke dengan membawa enam wisawatan.

Jayapura - Tim SAR gabungan dari Merauke, Papua berupaya mengevakuasi kapal Vivie Rae II asal Marshall Island yang terombang-ambing di laut Arafuru, Kabupaten Merauke.Tim SAR gabungan, sejak Sabtu (5/3) berupaya mengevakuasi kapal Vivie Rae II asal Marshall Islandyang terombang-ambing di laut Arafuru, membawa enam orang wisatawan.Kepala SAR Merauke Supriyanto Ridwan, Minggu (5/3) mengakui, KM. Vivie Rae II, yang merupakan kapal pesiar dengan panjang 24 meter dan lebar 7 meter ini bertolak dari Marshall Island pada tanggal 26 Februari lalu dengan tujuan ke Sorong.Kapal tersebut dilaporkan mengalami kerusakan mesin akibat baling-baling terlilit tali tanggal 2 Maret lalu pukul 17.00 WIT sehingga terombang-ambing di laut Arafuru.Posisi kejadian berada di sebelah selatan Pulau Komoran berjarak sekitar 300 km dari dermaga Merauke dan kejadian tersebut dilaporkan perwakilan agen KM. Vivie Rae II yang berdomisili di Bali, Kamis (2/3) sekitar pukul 18.50 WIT ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke.Agen kapal menyampaikan bahwa seluruh penumpang dalam keadaan sehat namun meminta bantuan agar kapal tersebut ditarik ke dermaga sehinggaberkoordinasi dengan instansi lainnya yang memiliki kapal dengan kemampuan menarik kapal lain di laut.
Tim SAR gabungan sepakat mempergunakan KN. Merpati milik Kantor Distrik Navigasi Merauke untuk melakukan penarikan kapal sekaligus mengevakuasi seluruh penumpang yang ada di atas KM. Vivie Rae II.Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Basarnas Merauke, Lantamal XI Merauke, KSOP Merauke dan 20 abk kapal KN. Merpati bertolak menuju ke lokasi kejadian, Sabtu (4/3)."Dari laporan yang diterima sempat sebuah kapal SPIL yang dihubungi ketika akan melintas melewati lokasi kejadian bersedia mengevakuasi keenam korban, namun karena dari pihak KM. Vivie Rae II ingin juga agar kapalnya ditarik maka kapal SPIL tersebut tidak dapat membantu," jelas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke Supriyanto Ridwan.Dia mengatakan, enam penumpang KM. Vivie Rae II yakni Jean Pierre van Wyngaard (Afrika Selatan/35 tahun), Taylor Marie Loehrer (USA/31 tahun), Shahinaz Al Sibahi Alarnaout (United Kingdom/35 tahun), J-Dean Shane Van Der Westhuisen (Afrika Selatan/31 tahun), Matthew Robert Gyorffy (kanada/30 tahun), Olivia Di Velice (Kanada/31 tahun).KN. Merpati yang digunakan tim SAR gabungan masih dalam perjalanan menuju ke lokasi kejadian.
"Cuaca di lapangan saat ini sesuai pemantauan data cuaca dari BMKG Merauke adalah hujan ringan dengan kecepatan angin mencapai 50 km/jam dan tinggi gelombang mencapai 5 meter," kata Supriyanto Ridwan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.