Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perbaiki Layanan Bantuan ke Warga, Kemensos Efektifkan Penyaluran Bansos Lewat PT Pos Indonesia

📅 Jumat, 03 Mar 2023, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perbaiki Layanan Bantuan ke Warga, Kemensos Efektifkan Penyaluran Bansos Lewat PT Pos Indonesia Doc: ANTARA/HO-Kemensos
Ket. Konferensi pers pengefektifan penyaluran bantuan sosial melalui PT Pos Indonesia di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Kamis (2/3/2023).

Jakarta - Perbaiki layanan bantuan ke warga. Kementerian Sosial mengefektifkan penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) melalui PT Pos Indonesia.

Menteri Sosial Tri Rismaharini di Jakarta, Kamis, mengatakan hal ini karena banyak penerima manfaat (PM) yang lokasinya jauh dari bank, lansia, dan disabilitas.

"Maka sampai berapa hari mereka tidak mengambil, maka itu penyalurannya dilewatkan melalui PT Pos. Jadi kami sudah menyepakati itu, yang semula di bank, kalau tidak diambil dalam beberapa waktu, maka penyalurannya akan ke PT Pos," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan pihaknya telah melakukan evaluasi PKH selama beberapa tahun terakhir, antara lain terkait dengan banyak daerah terluar dan masyarakat yang tinggal jauh dari perkotaan.

"Ini efektif dikelola oleh PT Pos karena jangkauannya bisa door to door, atau rumah ke rumah," kata dia.

Ia menjelaskan jangkauan penyaluran oleh PT Pos Indonesia meluas pada 250 wilayah sehingga penyaluran bansos untuk 140 wilayah akan dialihkan melalui pos. Sebanyak 50 persen dari total wilayah penyaluran serta untuk rekening akan dialihkan ke PT Pos Indonesia.

"Nanti masyarakat yang selama ini sulit berjalan ke cabang, mungkin kurang informasi, akan dijadwal PT Pos langsung ke rumah masing-masing, dan data biometrik termasuk fotonya segala akan semakin tepat sasaran," kata dia.

Direktur Utama PT Pos Indonesja Faizal Rochmad Djoemadimenyebut penyaluran bansos oleh PT Pos Indonesia melalui tiga cara.

Pertama, PM datang ke kantor pos secara terjadwal karena akan dijadwalkan undangan pada sesi pagi dan sesi sore. Kedua, PT Pos Indonesia datang ke komunitas, seperti RT/RW dan kelurahan.

"Ketika kami akan antarkan langsung ke rumah masing-masing, seperti lansia difabel dan sebagainya. Terutama di daerah terpencil kita serahkan langsung kalau datang ke komunitas, atau kantor pos terlalu jauh," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.