Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Distribusi Pupuk Dijamin Aman

📅 Jumat, 03 Mar 2023, 09:17 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Distribusi Pupuk Dijamin Aman Doc: istimewa

JAKARTA - Memasuki Maret, PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) memastikan produksi dan distribusi pupuk aman selama periode Musim Tanam Pertama 2023 (Maret-April 2023). PKT juga berkomitmen mendukung Ketahanan Pangan Nasional dengan memastikan stok pupuk aman dan tersedia bagi para petani.

Dukungan tersebut ditunjukkan dengan besarnya kapasitas produksi perseroan. Total kapasitas produksi PKT mencakaup 2,7 juta metrik ton (MT) per tahun untuk ammonia, 3,4 juta MT per tahun untuk jenis Urea, dan 350 ribu MT per tahun untuk NPK.

SVP Transformasi Bisnis PKT, Wisnu Ramadhani mengungkapkan, menjelang musim tanam Maret 2023, PKT akan mendukung penuh ketercukupan pupuk di gudang-gudang distribusi. Perusahaan juga memastikan pupuk-pupuk tersedia bagi para petani yang membutuhkan.

Per 28 Februari 2023, stok pupuk milik anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) itu untuk persiapan musim tanam Maret 2023 mencapai 172.433 ton stok pupuk urea bersubsidi dan 7.320 ton NPK formula khusus, serta 342.553 ton pupuk urea nonsubsidi dan 36.056 ton NPK nonsubsidi (per 28 Februari 2023). "Seluruh stok ini terjamin tersedia di wilayah-wilayah yang menjadi tanggung jawab PKT," ungkapnya, Kamis (2/3)

Wisnu menambahkan, guna menjamin produksi pupuk sesuai target, PKT terus memunculkan berbagai program perbaikan Turn Around (TA) dan pemeliharaan pabrik sesuai dengan kondisi musim tanam. Hal tersebut salah satunya diwujudkan dengan memastikan operational excellence yang dijalankan dengan baik dan optimal sehingga dapat memenuhi produksi dan stok sesuai dengan target yang ditetapkan oleh Pupuk Indonesia dan Kementerian.

Dalam rangka memastikan sarana dan prasarana distribusi, PKT menjamin ketersediaan gudang yang cukup melalui sistem sewa gudang di berbagai wilayah dan melibatkan sejumlah pihak agar mampu mengatur ketersediaan stok di setiap gudang. Saat ini, PKT memiliki 137 gudang sewa dan pengelola stok (stakeholder) yang berlokasi di Kalimantan, Sulawesi, NTB, Surabaya, Semarang, Medan, Dumai dan NTT.

Dengan demikian, para petani, kios dan distributor yang berada di seluruh kabupaten wilayah PKT dapat lebih mudah untuk mengambil barang di gudang terdekat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.