Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banyak Guru Pensiun, SD di Kota Palangka Raya Kekurangan Guru

📅 Kamis, 02 Mar 2023, 12:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banyak Guru Pensiun, SD di Kota Palangka Raya Kekurangan Guru Doc: ANTARA/Adi Wibowo
Ket. Peserta didik melaksanakan aktivitasnya sehari hari di Sekolah Dasar (SD) yang berada di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, beberapa waktu lalu.

PALANGKA RAYA - Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), mengatakan bahwa Sekolah Dasar (SD) di kota tersebut masih kekurangan guru yang statusnya Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kepala Bidang Pembina Sekolah Dasar di Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Rachmad Winarso saat dihubungi dari Palangka Raya, Kamis (2/3), membenarkan tersebut.

"Sekolah Dasar memang mengalami kekurangan guru, informasinyabanyak guru pensiun. Guru yang kekurangan di tingkat SD ini adalah guru kelas yang statusnya PNS," katanya.

Untuk mengatasi hal tersebut pihaknya juga sudah menyiapkan sejumlah strategi, salah satunya pengusulan perekrutan guru sekolah melalui penerimaan Calon PNS (CPNS) pada 2023.

"Setidaknya harus dilakukan perekrutan, namun itu semua keputusannya ada di pimpinan dan pemerintah setempat. Kalau disetujui tentunya hal tersebut menjadi angin segar bagi sekolah yang kekurangan guru," ucapnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Jayani menyebutkan pihaknya mengusulkan formasi guru kelas melewati Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun anggaran 2023.

"PPPK yang merupakan serapan dari tenaga honorer dapat diterapkan di sekolah yang mengalami kekurangan guru. Untuk jumlah formasi PPPK nantinya akan diinformasikan selanjutnya. Hal tersebut sebagai bentuk upaya penanganan terhadap kekurangan guru di Palangka Raya," beber Jayani.

Menurut mantan Kepala Sekolah SMPN-2 Palangka Raya itu, apabila menunggu penerimaan CPNS sudah tentu memakan waktu yang cukup lama.

"Maka dari itu langkah strategis yang dilakukan mengusulkan formasi guru kelas melewati PPPK yang nantinya akan ditempuh untuk menutupi kekurangan guru yang ada," ucapnya.

Sesuai informasi yang dihimpun, sekolah yang mengalami kekurangan guru kelas, salah satunya di SDN 2 Petuk Katimpun Kota Palangka Raya. Penyebab kekurangan guru di sekolah tersebut adalah karena guru yang lama sudah pensiun dan sampai sekarang belum ada guru penggantinya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Ekonomi
Jangan Asal Ngecas! Ini Tat...
Daerah
3.000 Agen Perlinsos Siap B...

Gempa Bumi M6.1 Guncang Sumba Barat Daya, NTT

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.