Penerapan Kurikulum Merdeka Bukan Sebatas Ubah Istilah

Rabu, 01 Mar 2023, 01:10 WIB

JAKARTA - Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nunuk Suryani, menegaskan penerapan Kurikulum Merdeka (KM) yang didukung Platform Merdeka Mengajar (PMM) bukan sebatas perubahan istilah dan dokumen saja. KM dan PMM dirancang sebagai alat bantu guru dalam transformasi pembelajaran.

"Kurikulum Merdeka memberikan tempat luas bagi para guru dan tenaga kependidikan (tendik) untuk mengajar secara lebih kreatif dan inovatif," ujar Nunuk dalam Webinar Implementasi Kurikulum Merdeka, di Jakarta, Selasa (28/2).

Ket. Foto: Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nunuk Suryani — Sumber: Koran Jakarta/Muhamad Marup

Nunuk menyebut, KM dan PMM mendorong guru lebih keras lagi menciptakan pembelajaran berkualitas sesuai kebutuhan pelajar dan kondisi satuan pendidikan. Menurutnya, sesuai dengan harapan guru dan tendik di daerah yang masing-masing menghadapi kondisi berbeda.

"Fokus pada materi esensial guru tidak perlu terburu-buru dalam mengajar dan pembelajaran jadi lebih mendalam. Capaian pembelajaran per fase dan jam pelajaran fleksibel mendorong pembelajaran yang menyenangkan dan relevan dengan kebutuhan pelajar dan satuan pendidikan masing-masing," jelasnya.

Pelajar Pancasila

Nunuk mengungkapkan, implementasi KM dan PMM mendukung Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Dalam praktiknya, P5 butuh waktu lebih banyak untuk pengembangan kompetensi dan karakter melalui pembelajaran kelompok sesuai konteks nyata di sekolah masing-masing.

"Semoga murid kita berkesempatan untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat yang kompeten sesuai Profil Pelajar Pancasila," tandasnya.

Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah, Kemendikbudristek Iwan Syahril menyatakan, pembelajaran melalui Kurikulum Merdeka sangat relevan dengan kebutuhan zaman. Peserta didik tidak hanya dibekali pengetahuan.

KM menekankan pentingnya pengalaman di luar kelas. Hal tersebut dapat membantu peserta didik kita untuk memahami bahwa belajar berhubungan dengan kehidupan sehari-hari.

"Kurikulum Merdeka untuk mewujudkan pelajar Pancasila yang siap berkarya. Karena itu kita terus semangat untuk menyempurnakan ini melalui Merdeka Belajar," katanya.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati, memastikan KM sesuai dengan kebutuhan satuan pendidikan vokasi. KM memberikan hal-hal penting untuk lulusan vokasi ketika kelak di dunia kerja seperti kerja sama, fleksibilitas, dan pembelajaran berbasis proyek.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

Berita Terbaru

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.