Antisipasi Bencana Besar, BNPB: Riset Kegempaan Patahan Indonesia Harus Sering Diaktifkan
Rabu, 01 Mar 2023, 00:26 WIBJakarta - Antisipasi bencana besar. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau agar riset kegempaan patahan di Indonesia harus sering diaktifkan.
Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam Disaster Briefing diikuti daring di Jakarta, Selasa, mengatakan berkaca pada peristiwa gempa Cianjur, Jawa Barat, rupanya bukan dari sesar Cimandiri yang sejak awal menjadi dugaan.
"Ada patahan baru yang sebelumnya malah belum teridentifikasi. Artinya, memang riset-riset kebumian, riset kegempaan patahan, patahan aktif itu harus sering dan kita aktifkan," ujar Abdul.
Selain itu, BNPB juga mengimbau untuk waspada di selatan Jakarta, dimana masih ada potensi sesar yang mungkin kalau terlihat di udara, saat ini sudah tidak kelihatan, karena sudah penuh oleh pemukiman.
Menurut Abdul, hal ini menjadi tantangan untuk bisa benar-benar melihat dan menyiapkan kondisi-kondisi dan upaya-upaya mitigasi yang tepat pada potensi perulangan kejadian gempa berikutnya.
Selain itu, mengenai kegempaan di Indonesia tidak ada daerah yang benar-benar tidak rawan gempa, kecuali sebagian kecil Kalimantan dan selatan.
Sehingga, menurut dia, solusinya adalah membuat bangunan tahan gempa. Namun, tantangan terbesarnya ketika bangunan yang sudah terbangun, tidak dapat dipastikan apakah itu sesuai dengan aturan tahan gempa.
Oleh karena itu, Abdul mengimbau generasi milenial, generasi Z yang sedang gencar-gencarnya mencari rumah untuk tidak melihat dari modelnya minimalis, atau lain sebagainya, tapi apakah bangunan tersebut tahan gempa.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jadwal SEA V Cup 2026: Indonesia Buka Laga Kontra Kamboja
-
Kasus ISPA dampak kabut asap di Palangka Raya
-
FerranTorres: Hari Ini Takdir Telah Ditentukan, Spanyol Jadi Juara di Final Piala Dunia
-
BNPB Gelar Rakortek PB 2026, Dorong Penguatan Penanganan Bencana Nasional
-
BNPB: 4.000 Liter Air Bersih Dikirim untuk Atasi Kekeringan di Bandung Barat
-
Ngeri, WNA Vietnam Buka Praktik Dokter Ilegal di Jakarta
-
BNPB: Tanggul Jebol Picu Banjir di Tapteng, 150 Warga Mengungsi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.