Pemerintah Fokus Dorong Kebijakan Hilirisasi Nikel

Selasa, 28 Feb 2023, 07:29 WIB

JAKARTA - Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo terus beekomitmen mendukung kebijakan hilirisasi nikel. Sebab, kebutuhan komoditas tersebut diprediksi meningkat pesat seiring kebijakan pemerintah mendorong penggunaan mobil listrik ke depan.

"Kebijakan hilirisasi nikel telah menunjukkan sejumlah pencapaian. Pertama, pertumbuhan investasi yang signifikan dalam industri pengolahan terutama di industri nikel," kata Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa sebagaimana dikutip dari akun Instagram @suharsomonoarfa, Jakarta, Senin (27/2).

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Pencapaian kedua ialah adanya pertumbuhan kawasan industri berbasis mineral di luar Pulau Jawa. Terakhir, memberikan efek terhadap perkembangan ekonomi di tataran lokal dan nasional.

Ke depan, industri baterai litium akan berkembang pesat dari aspek industri hilir nikel berkat perkembangan teknologi kendaraan bermotor, teknologi sistem penyimpanan energi, dan peralatan elektronik.

Lebih lanjut, sebagian kenaikan kebutuhan nikel terkait dengan peningkatan konsumsi komoditas tersebut untuk teknologi rendah karbon.

"Peningkatan penggunaan baterai litium pada berbagai sektor tersebut diproyeksikan akan meningkatkan kebutuhan nikel sebesar 1,3 juta ton pada tahun 2040," ucap Suharso.

Pengaruh Besar

Di Provinsi Maluku Utara sendiri, dikatakan terdapat 26 perusahaan smelter. Industri pengolahan di Maluku Utara telah menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 16,8 juta orang dan tenaga kerja asing sebanyak 3,4 juta orang.

Sektor industri pengolahan terutama subsektor industri pengolahan logam dasar seperti feronikel dan turunannya di Kabupaten Halmahera Tengah memiliki pengaruh besar sebagai penggerak ekonomi dengan menyumbang 55,08 persen dari total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada 2021 dengan laju pertumbuhannya sebesar 444 persen.

"Sumber daya mineral seperti nikel akan sangat dibutuhkan dalam tren transisi energi dan perkembangan produk-produk teknologi tinggi. Nikel termasuk materi logam yang paling banyak dibutuhkan di dunia dan perkembangan teknologi ke depan untuk baterai kendaraan listrik dan teknologi energi terbarukan," ungkap Menteri Bappenas.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.