Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Deforestasi Hutan Amazon Tinggi, Menteri Lingkungan Brazil Kecam Pembalak

📅 Selasa, 28 Feb 2023, 15:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Deforestasi Hutan Amazon Tinggi, Menteri Lingkungan Brazil Kecam Pembalak Doc: AFP/Michael Dantas
Ket. Di bawah presiden Brazil Bolsonaro, sekutu agribisnis, deforestasi tahunan Hutan Amazon rata-rata naik 75,5 persen dari dekade sebelumnya.

BUENOS AIRES - Menteri Lingkungan Brazil Marina Silva pada Senin (27/2) mengecam "tindakan kriminal" para pembalakhutan menyusul kenaikan tingkat deforestasi di Amazonyang digambarkan sebagai "jenis balas dendam" atas tindakan yang sudah dilaksanakan untuk memeranginya.

Silvasaat ditanyai wartawan mengenai angka dari Institut Nasional untuk Penelitian Luar Angkasa (INPE) yang menyatakan bahwa 209 kilometer persegi Amazon telah digunduli dalam dua pekan pertama Februari, bersikeras bahwa pihak berwenang akan terus berupaya untuk mengatasi hal tersebut.

Ia mengakui bahwa walau bagaimanapun, upaya ini membutuhkan perubahan struktural.

"Ini bukanlah sulap. Kami memahami tentang kompleksitas masalah dan kami bekerja sehingga (deforestasi) dapat berkurang secara struktural," kata Silva.

"Kami baru menjabat di pemerintahan selama dua bulan. Rencana pencegahan dan pengendalian deforestasi akan diperbarui dan diterapkan kembali mulai April," lanjutnya.

Ia juga mencatat bahwa pemerintahan Presiden Luiz Inacio Lula da Silva mengambil "tindakan darurat" untuk mengatasi darurat kesehatan yang dihadapi masyarakat adat Yanomami dan pembalakan hutan di Amazon, di antara beragam masalah lainnya.

Silva membuat pernyataan setelah pertemuan dengan Wakil Presiden Brazil Geraldo Alckmin dan Utusan Khusus Presiden AS untuk Iklim John Kerry.

Alckmin menyatakan bahwa AS berkomitmen secara finansial mendukung Dana Amazon untuk memerangi deforestasi, meski ia tidak menyebutkan angka yang spesifik.

Silva menyarankan bahwa langkah potensi transfer dana itu juga membutuhkan persetujuan dari Kongres AS.

Pada Selasa, Silva diperkirakan akan mengadakan pertemuan dengan Kerry untuk membahas kerja sama bilateral kedua negara mengenai perubahan iklim.

Lula secara terbuka telah menyatakan tekad bahwa pemerintahannya akan menekan deforestasi di Amazon.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.