Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berdayakan Masyarakat, Dinsos Medan Bantu Usaha Warga Pesisir Entaskan Kemiskinan Ekstrem

📅 Senin, 27 Feb 2023, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berdayakan Masyarakat, Dinsos Medan Bantu Usaha Warga Pesisir Entaskan Kemiskinan Ekstrem Doc: ANTARA/Said
Ket. Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti.

Medan - Berdayakan masyarakat. Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan, Sumatera Utara, memberikan bantuan usaha kepada warga pesisir di kawasan Medan bagian utara untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem.

"Kita fokus memberikan bantuan dengan membentuk kelompok usaha bersama bagi masyarakat pesisir pada tahun ini," kataKepala Dinsos Kota Medan Khoiruddin Rangkuti di Medan, Sumut, Ahad.

Bantuan ini, terang dia, diberikan sebagai upaya Pemkot Medan melepaskan warga pesisir dari kemiskinan ekstrem supaya bisa mandiri dan berdaya ekonominya.

Hal ini sesuai Instruksi Presiden (Inpres) No 4 Tahun 2022tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Presiden Joko Widodo menargetkan angka kemiskinan ekstrem di Indonesia harus bisa mencapai 0 persen pada 2024.

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan mencatat tingkat kemiskinan ekstrem di Provinsi Sumut sekitar 3,06 persen atau 456 ribu jiwa, dan kemiskinan ekstrem Kota Medan 2021 adalah 2,65 persen.

"Cuma jumlahnya tidak banyak. Kita arahkan warga mempunyai usaha sejenis membentuk kelompok lima sampai 10 orang, dan nanti kita bantu apa yang mereka butuhkan," ungkapnya.

Pihaknya menyebut penanganan kemiskinan ekstrem di Kota Medan ini melibatkan multisektoraluntuk menangani infrastruktur, kesehatan, sanitasi, ekonomi dan lain-lain.

Sebagian penanganan kemiskinan ditangani pihaknya untuk peningkatan pendapatan dan pengurangan pengeluaran warga pesisir di kawasan Medan bagian utara.

"Misalnya, perajin ikan asin. Mereka butuh apa?Butuh alat jemur, butuh pengolahan dan kita bantu nanti. Jadi, tahun lalu ada 25 kelompok, dan tahun ini 25 kelompok juga," tutur dia.

Khoiruddin juga menerangkan bahwa kawasan Medan bagian utara meliputi empat kecamatan, yakni Medan Belawan, Medan Labuhan, Medan Marelan, dan Medan Deli.

"Kita fokuskan ke kawasan itu. Ini sifatnya bermohon, kita tunggu proposal masyarakat. Nanti diverifikasi, disurvei layak atau tidak, baru kita bantu nanti alatnya," paparnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

41 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.