Alami Resesi Seks, Lebih Banyak Wanita Korea Tak Percaya Pernikahan

Senin, 27 Feb 2023, 18:21 WIB

Lebih dari separuh wanita di Korea Selatan mengaku bahwa pernikahan dan persalinan bukanlah bagian penting dari kehidupan mereka.

Sebuah survei Asosiasi Korea untuk Kajian Kesejahteraan Sosial atau Korean Association for Social Welfare Studies yang diterbitkan pada hari Minggu (26/2), menunjukkan semakin banyak wanita yang menentang ekspektasi peran gender tradisional dalam masyarakat Korea.

Ket. Foto: Iluatrasi. — Sumber: Reuters

Berdasarkan survei terhadap 281 pria dan wanita lajang berusia antara 20 hingga 34 tahun, menunjukkan hanya 4 persen responden wanita yang melihat pernikahan dan melahirkan sebagai hal wajib. Sedangkan 12,9 persen responden pria menjawab hal yang sama.

Studi yang dikutip Korea Herald itu memperlihatkan bahwa pentingnya pernikahan dan kelahiran tampaknya berhubungan dengan persepsi responden tentang masyarakat Korea.

Responden yang memuji kualitas hidup dan masyarakat mereka cenderung berpikir pernikahan dan melahirkan adalah "penting".

Artinya, responden dengan kepercayaan sosial yang lebih tinggi bahwa komunitas tempat mereka tinggal mampu memberikan lebih banyak kesempatan dan kesetaraan, cenderung memandang pernikahan dan persalinan sebagai pilihan yang menarik. Begitu pula sebaliknya.

Sebuah studi terpisah juga menunjukkan bahwa lebih sedikit orang, baik wanita maupun pria, menganggap mendukung orang tua sebagai tugas wajib.

Menurut survei yang dilakukan oleh Korea Institute for Health and Social Affairs terhadap total 7.865 rumah tangga antara bulan Maret dan Juli 2022, menunjukkan hanya sekitar 21 persen responden yang mengatakan bahwa anak-anak harus tinggal bersama orang tua dan merawat mereka.

Persentase itu turun dari hasil survei yang dilakukan pada 15 tahun lalu yang mencatat 52,6 persen responden percaya bahwa anak-anak harus tinggal bersama orang tua dan merawat mereka.

Tak hanya itu, persentase responden yang setuju dengan pernyataan bahwa "anak kecil harus diasuh oleh ibunya di rumah" juga berangsur-angsur menurun selama 15 tahun terakhir.

Padahal, persentase responden yang mengatakan ibu harus mengurus anaknya adalah 64,7 persen pada survei tahun 2007, namun angka itu menurun menjadi 39,6 persen pada tahun 2022.

Tidak seperti di masa lalu, ketika keluarga memikul beban untuk menghidupi orang tua dan anak-anak, laporan tersebut menunjukkan bahwa lebih banyak orang melihat masyarakat dan negara bertanggung jawab untuk merawat kelompok-kelompok ini.

Redaktur: Fiter Bagus

Penulis: Suliana

Berita Terbaru

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.