Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pos PGA Karangetang Catat 2 Kali Luncuran Awan Panas

📅 Minggu, 26 Feb 2023, 22:32 WIB | Oleh:
Pos PGA Karangetang Catat 2 Kali Luncuran Awan Panas Doc: ANTARA/HO-Pos PGA/PVMBG
Ket. Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara mencatat sebanyak dua kali luncuran awan panas guguran ke Kali Batu Awang.

Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara, mencatat sebanyak dua kali luncuran awan panas guguran ke Kali Batu Awang.

"Luncuran awan panas ini terjadi pada kemarin sore. Nah, ini harus diwaspadai," ajak Ketua Pos PGA Karangetang, Yudia Prama Tatipang di Manado, Sabtu (25/2).

Jarak luncuran awan panas guguran pertama sejauh 1.750 meter, sementara yang kedua lebih jauh lagi yakni 2.000 meter.

"Memang masih ada sekitar tiga kilometer jarak luncurannya dengan permukiman warga yang ada di Dusun Kola-Kola, tapi ini perlu mendapatkan perhatian dari masyarakat," katanya.

Terjadinya luncuran awan panas guguran akibat penumpukan terus-menerus di ujung leleran lava pijar, dan ketika runtuh materialnya meluncur deras menuruni lereng gunung.

Karena itu, lanjut dia, langkah tepat sudah dilakukan pemerintah daerah dengan mengungsikan ke tempat lebih 20-an kepala keluarga di Dusun Kola-Kola agar bisa terhindar dari luncuran awan panas guguran.

Bila melihat sejarah, kata dia, Dusun Kola-Kola pernah terdampak luncuran awan panas guguran sehingga permukiman tersebut direlokasi, namun seiring waktu warga kembali menempati dusun tersebut.

"Memang aktivitas Gunung Karangetang saat ini masih tinggi, leleran lava masih terpantau menuruni lereng. Kami terus berharap warga mematuhi radius bahaya yang telah direkomendasikan oleh instansi terkait untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status Gunung Karangetang dari waspada level II ke siaga level III setelah menunjukkan peningkatan aktivitas yang ditandai dengan keluarnya lava pijar dari puncak kawah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.