Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program Pemerintah Belum Optimal Tangani 'Stunting'

📅 Selasa, 21 Feb 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Tekan Angka Pengangguran

Diminta terpisah, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Awan Santosa, mengatakan untuk menekan angka stunting harus didahului dengan mengurangi angka kemiskinan. Hal itu bisa dilakukan dengan membangun ekonomi kerakyatan melalui penciptaan lapangan kerja.

"Angka pengangguran itu harus ditekan melalui penyiapan lapangan kerja bagi warga negara. Itu untuk mencegah bertambahnya angka kemiskinan. Stunting terjadi salah satunya karena kemiskinan," tegasnya.

Selain itu, Awan menilai perlunya optimalisasi keanekaragaman pangan lokal yang kaya akan nutrisi. Hal itu karena selain aspek ekonomi, stunting juga menyangkut budaya, tradisi, dan kebiasaan konsumsi pangan lokal masyarakat.

"Kearifan lokal yang dilakukan komunitas dan gerakan masyarakat dapat menjadi jaring pengaman sosial guna mencegah dan mengatasi stunting," ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.