Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyakit Tidak Menular ASN Dicek

📅 Selasa, 21 Feb 2023, 04:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penyakit Tidak Menular ASN Dicek Doc: Antara
Ket. Pemeriksaan kesehatan dan faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) di Puspemkot Tangerang, Senin (20/2).

TANGERANG - Dinas Kesehatan Kota Tangerang menggelar pemeriksaan kesehatan dan faktor risiko penyakit tidak menular (PTM), seperti jantung, diabetes, hipertensi, stroke, dan kanker para aparatur sipil negara (ASN). "Kami menurunkan 30 tenaga kesehatan termasuk dokter spesialis," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni, Senin (20/2).

Penyakit tidak menular, biasanya hadir karena gaya hidup tidak sehat. Selain itu, obesitas, kurang makan sayur-buah, dan jarang olahraga. Hal inilah yang diedukasi kepada ASN. "Sebagai pelayan masyarakat, kesehatan ASN harus prima," tandas Dini.

Dalam pemeriksaan, Dinkes juga menghadirkan dokter spesialis untuk memberikan ruang konsultasi lebih lanjut dari hasil pemeriksaan. Dengan begitu, para ASN dapat melakukan tindakan pemulihan jika dibutuhkan serta saran pola hidup. Mereka juga diberitahu makanan yang tidak boleh dikonsumsi.

Dinkes juga menyediakan layanan gangguan jiwa. Dalam hal ini, sebatas pemeriksaan tingkat stres pegawai dalam bekerja sehingga bisa lebih terkontrol dengan pola-pola hidup yang disarankan dokter. Ada juga layanan vaksinasi Covid-19 penguat kedua.

Sebenarnya ASN dapat mencegah PTM dengan pola Cerdik: Cek kesehatan berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin olahraga, Diet seimbang dengan buah dan sayur, Kurangi gula, garam dan lemak, Istirahat cukup dan Kelola stres. Kalangan ASN maupun masyarakat umum yang ingin melakukan memeriksakan kesehatan secara dini dan berkala, dapat memanfaatkan layanan puskesmas terdekat secara gratis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

58 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.