Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perbatasan RI-Malaysia, Pos Lintas Batas Negara di Natuna Segera Beroperasi

📅 Jumat, 17 Feb 2023, 15:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perbatasan RI-Malaysia, Pos Lintas Batas Negara di Natuna Segera Beroperasi Doc: ANTARA/Cherman
Ket. Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Serasan di Natuna, Kepri.

NATUNA - Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengatakan pemerintah Indonesia sudah selesai membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu di Serasan, Natuna, pada 2022 dan segera dioperasionalkan.

"PLBN ini berkepentingan dalam mendukung percepatan peningkatan pertumbuhan ekonomi, terutama pada sektor kelautan perikanan, pariwisata dan pemenuhan komoditi kebutuhan bahan pokok masyarakat, selain menjaga kedaulatan perbatasan tentunya," kata Ansar di Natuna, Jumat (17/2).

Sebelumnya, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BP2D) Provinsi Kepulauan Riau Doli Boniara mengatakan pemerintah Malaysia telah siap membuka pintu perbatasan antara Sematan di Malaysia dan Serasan di Natuna, Indonesia.

Menurut dia, kedua belah pihak sudah sepakat ketika delegasi dari kedua negara bertemu pada 14 sampai 16 Februari 2023 di Serawak, Malaysia.

"Pemerintah Malaysia akan membuka koneksi perbatasan antara Sematan dan Serasan," kata Doli seraya mengharapkan pos lintas batas ini berdampak ekonomi kepada masyarakat Serasan dan Natuna.

Menurut Doli, PLBN harus dilengkapi sarana dan prasarana ekspor, seperti cool storage, agar meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Kedua negara juga telah menyepakati pas khusus yang dapat dipergunakan untuk melintas dan bertransaksi serta berwisata dari Malaysia ke Serasan dan sebaliknya.

"Nanti warga setempat tidak harus punya paspor. Ada pas khusus yang berlaku di perbatasan keduanya," kata Doli.

Beberapa agenda telah dilaksanakan kedua delegasi, termasuk menyusun rancangan teks Boarder Crossing Agreement (BCA) RI-Malaysia, penentuan titik koordinat exit-entry point, penukaran spesimen pas lintas batas, dan membahas rencana penandatanganan BCA oleh menteri dalam negeri kedua negara pada 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.