Presiden Minta Pasokan Gas ke Pabrik Pupuk Diamankan

Rabu, 15 Feb 2023, 00:03 WIB

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, mengamankan pasokan gas untuk pabrik pupuk, khususnya industri pupuk di Sumatera terutama di Aceh. Pengamanan pasokan gas itu untuk menjamin pabrik tetap berproduksi sehingga mampu memenuhi kebutuhan petani.

Presiden saat meresmikan pabrik pupuk Nitrogen, Phospor, dan Kalium (NPK) milik PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) pada pekan lalu di Aceh Utara meminta agar produksi pupuk nasional bisa mengatasi masalah pupuk yang dikeluhkan petani.

Ket. Foto: FABBY TUMIWA Pengamat Energi - Harus diperkuat kesiapan infrastruktur. Sebab, pasokan gas berasal dari Indonesia bagian timur, sementara pengguna ada di barat. — Sumber: ISTIMEWA

"Saya ingin kapasitas yang ada di sini 570 ribu ton, dikalikan dua, berarti 1,14 juta ton, itu betul-betul nanti maksimal bisa keluar, sehingga keluhan-keluhan yang ada di petani bisa kita selesaikan," kata Presiden.

Kebutuhan pupuk secara nasional, kata Presiden, mencapai 13,5 juta ton, namun baru terpenuhi 3,5 juta ton. Di Aceh sendiri, dua pabrik pupuk yang berhenti beroperasi yakni milik PT Aceh Asean Fertilizer (AAF), dan milik PT PIM karena pasokan gas tersendat.

PT PP (Persero) Tbk yang diminta Menteri BUMN membangun kembali pabrik pupuk milik PT PIM telah menuntaskan pembangunan konstruksi pabrik NPK yang berlokasi di Kawasan KEK Arun Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Pembangunan pabrik tersebut menggunakan metode chemical reaction dengan kapasitas 500 ribu metrik ton per tahun yang dikerjakan sejak Maret 2019 dan mulai beroperasi pada Januari 2023 lalu.

Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad, mengatakan pembangunan pabrik pupuk NPK murni dikerjakan oleh para engineer dan tenaga kerja nasional. Pembangunan juga mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri dengan menyumbang Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 85,30 persen.

Selain itu, pabrik pupuk NPK juga telah menggunakan teknologi terbaru dalam proses pengantongan atau pengepakan dengan menggunakan automatic bagging dan palletizing. Melalui teknologi terbaru yang terdiri dari dua automatic bagging dan dua unit semi auto bagging dapat menghasilkan kapasitas produksi pengepakan pupuk sebanyak 1.200 kantong per hari.

"Kehadiran pabrik NPK PIM memiliki multiplier effect yang luas baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun aktivitas perekonomian. Pabrik menyerap 1.189 orang tenaga kerja untuk proyek dan 240 pekerja pascaproyek berasal dari lingkungan sekitar," kata Novel.

Kesiapan Infrastruktur

Pengamat Energi, Fabby Tumiwa, yang diminta pendapatnya mengatakan arahan Presiden itu dimaksudkan supaya pasokan gas untuk kebutuhan domestik jangan sampai terganggu sehingga produksi pupuk tidak terkendala.

"Kementerian ESDM dan SKK Migas harus memantau ketat rencana produksi KKKS (kontraktor kontrak kerja sama), kesiapan infrastruktur dan kontrak ekspor gas," tegas Fabby.

Hal yang harus diselesaikan, kata Fabby, adalah memperkuat kesiapan infrastruktur. Sebab, pasokan gas berasal dari Indonesia bagian timur, sementara pengguna ada di barat. Begitu pula harga yang cukup tinggi menyebabkan industri harus membayar mahal.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.