Penanganan Korona Praktik Nyata Revolusi Mental

Selasa, 14 Feb 2023, 00:01 WIB

JAKARTA - Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyatakan penanganan Covid-19 di Indonesia yang mengedepankan gotong royong merupakan praktik nyata dari gerakan nasional (Gernas) revolusi mental.

"Penanganan Covid-19 di Tanah Air mengedepankan sistem gotong royong yang sejalan dengan nilai-nilai dalam gerakan nasional revolusi mental," kata Staf Ahli bidang Pembangunan Berkelanjutan Kemenko PMK, Agus Suprapto, dihubungi dari Jakarta, Senin (13/2).

Ket. Foto: — Sumber: Sumber: Covid19.go.id

Seperti dikutip dari Antara, Agus menyebutkan nilai-nilai yang terkandung dalam Gernas revolusi mental, antara lain integritas, etos kerja, dan gotong royong. Nilai-nilai Gernas revolusi mental itu dimanifestasikan dalam penguatan gerakan solidaritas penanganan Covid-19 yang melibatkan berbagai aktor pentahelix.

"Seperti diketahui seluruh pihak turut berkolaborasi membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19, mulai dari lembaga non-pemerintah, dunia usaha, filantropi, akademisi, komunitas hingga media massa," katanya.

Karena itu, Kemenko PMK mendorong seluruh pihak untuk senantiasa memperkuat gerakan solidaritas dan kedermawanan dalam penanganan Covid-19 dan juga dalam penanganan kebencanaan.

"Gerakan solidaritas dan gotong royong ini diharapkan dapat mempercepat penanganan Covid-19 dan juga penanganan kejadian bencana di Tanah Air," katanya.

Kemenko PMK, tambah dia, akan terus mengingatkan kepada semua pihak mengenai pentingnya gotong royong dalam pengerahan sumber daya nasional secara kolaboratif dalam rangka membantu masyarakat rentan yang terdampak.

Bentuk Kepedulian

Nilai solidaritas sesuai dengan Gernas revolusi mental, kata dia, dapat diwujudkan dalam bentuk kepedulian, kedermawanan dan juga gotong royong.

Sementara itu, Agus menambahkan Kemenko PMK juga mendorong peningkatan pelibatan media massa guna memberikan edukasi kepada masyarakat hingga menyosialisasikan mengenai pentingnya gerakan solidaritas terkait dengan penanganan Covid-19.

"Dengan demikian diharapkan akan meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat serta dapat turut memperkuat gerakan solidaritas dalam percepatan penanganan Covid-19 yang meliputi pelaksanaan 3M, 3T, dan vaksinasi," kata Agus.

Sementara itu, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau mengingatkan warga untuk menerima vaksin booster kedua sebelum pemerintah menerapkan biaya vaksinasi khusus dosis tersebut.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kepri, Tjetjep Yudiana, mengatakan animo warga terhadap program vaksinasi semakin berkurang sehingga pemerintah berencana menerapkan biaya vaksinasi.

"Penurunan animo warga itu juga dipengaruhi jumlah kasus aktif Covid-19 yang terus berkurang dalam dua bulan terakhir. Bahkan hari ini Kepri nihil kasus aktif," ujarnya.

Menurut dia, pemerintah berencana menerapkan biaya vaksinasi booster kedua sebesar 100.000. Namun, bagi warga yang kurang mampu tetap mendapatkan vaksin booster kedua secara gratis.

Ia berharap warga tidak menunda waktu untuk memanfaatkan program vaksinasi gratis tersebut. Apalagi masa efektif vaksin hanya enam bulan sehingga warga harus vaksin kembali untuk meningkatkan kekebalan tubuhnya dari Covid-19.

"Pemerintah sejak awal berkomitmen memberikan vaksinasi secara gratis, namun tentu mubazir kalau pengadaan vaksin tersebut tidak dimanfaatkan secara maksimal," katanya.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kepri itu mengemukakan stok vaksin di Kepri hampir habis. Satgas Penanganan Covid-19 Kepri pekan lalu meminta pemerintah pusat mendistribusikan vaksin sesuai kebutuhan.

"Kami berharap pemerintah pusat segera mengirimkan vaksin untuk Kepri, karena stok vaksin di beberapa daerah seperti Tanjungpinang sudah habis," ucapnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Muhamad Ma'rup

Berita Terbaru

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.