Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Transportasi & UMKM menjadi Penggerak Perekonomian Nasional di Tahun Ini

📅 Minggu, 12 Feb 2023, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Transportasi & UMKM menjadi Penggerak Perekonomian Nasional di Tahun Ini Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) mengungkapkan sektor transportasi, logistik serta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menjadi salah satu industri penggerak signifikan pertumbuhan ekonomi nasional di tahun 2023 ini.

Ketua Umum DPP ALFI Yukki Nugrahawan Hanafi mengemukakan optimisme proyeksi pertumbuhan sektor tersebut pada tahun 2023 dan dimasa-masa mendatang, mengingat Pemerintah juga optimistis memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional pada 2023 sebesar 5,1%-5,3% atau lebih tinggi dari proyeksi perekonomian global tahun 2023 yang diperkirakan berada pada kisaran 2,2% hingga 2,7%.

"Optimisme 2023 itu kita bisa dilihat dari sisi pencapaian investasi di berbagai sektor industri di tanah air, termasuk disektor transportasi dan logistik. Disisi lain kita ketahui geopolitik di Eropa memang masih mempengaruhi perekonomian global, namun kondisi ekonomi disana-pun membaik juga. Apalagi target investasi di Indonesia pada tahun ini mencapai Rp 1.400 Triliun atau melebihi tahun 2022 lalu yang tercatat 1.200 Triliun," kata Yukki di Jakarta, Minggu (12/2).

Ia juga mengungkapkan, berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM, realisasi Penanaman modal dalam negeri (PMDN) ataupun penanaman modal asing (PMA) disektor Transportasi, Pergudangan dan Telekomunikasi pada tahun 2022 tercatat Rp.134,3 Triliun.

Menurut Yukki, Pencapaian realisasi investasi Sektor Transportasi, Pergudangan dan Telekomunikasi pada tahun lalu tersebut berada di posisi ketiga setelah Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya yang mencapai Rp.171,2 Triliun yang menempati posisi pertama. Adapun di posisi kedua yakni sektor Pertambangan yang mencapai Rp.136,4 Triliun.

"Namun realisasi PMA/PMDN sektor Transportasi, Pergudangan dan Telekomunikasi pada 2022 itu masih melampaui sektor lainnya seperti sektor Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran sebesar Rp.109,4 Triliun, serta Sektor Industri Kimia dan Farmasi yang tercatat Rp.93,6 Triliun. Patut kita syukuri bahwa sektor Transportasi, Pergudangan dan Telekomunikasi tersebut termasuk dalam lima besar capaian realisasi PMA/PMDN pada tahun lalu," tutur Yukki.

Pada 2022, realiasi PMA untuk sektor Transportasi, Pergudangan dan Telekomunikasi mencapai US$ 4,1 Milliar dan PMDN-nya sebesar Rp.75,1 Triliun. Oleh karenanya, imbuh Yukki, semua pihak perlu berkolborasi dan sama-sama menjaga untuk terus mendorong momentum pertumbuhan ekonomi nasional sehingga bisa terus berlanjut pada tahun ini maupun tahun-tahun berikutnya.

Sektor UMKM

Yukki mengemukakan, sektor UMKM juga mengalami pertumbuhan signifikan termasuk dari sisi investasi-nya pada tahun 2022 yang mencapai Rp.318,6 Triliun.

"Kementerian Investasi/BKPM mencatat terdapat lima besar sektor UMKM di Indonesia pada tahun 2022 yakni UMKM Perdagangan dan Reparasi, Jasa Lainnya, Konstruksi, Hotel dan Restoran, Tanaman Pangan Perkebunan dan Peternakan. Adapun sebaran lokasi UMKM itu berada di Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, DKI Jakarta dan Jawa Tengah," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.