Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dana Transfer ke Daerah pada 2022 Naik 3,9% Jadi Rp816,2 T

📅 Kamis, 09 Feb 2023, 08:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dana Transfer ke Daerah pada 2022 Naik 3,9% Jadi Rp816,2 T Doc: Istimewa
Ket. Direktur Jenderal Perim­bangan Keuangan Kemenkeu Luky Alfirman

JAKARTA - Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan melaporkan penyaluran dana Transfer ke Daerah (TKD) mencapai 816,2 triliun rupiah pada 2022. Angka itu meningkat 3,9 persen secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan sebesar 785,7 triliun rupiah pada 2021.

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu Luky Alfirman dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XI DPR RI dipantau di Jakarta, Rabu (8/2), menjelaskan penyaluran dana TKD terbagi menjadi penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) mencapai 168,4 triliun rupiah atau naik 43,7 persen yoy, dari sebelumnya sebesar 117,2 triliun rupiah pada 2021.

Luky menjelaskan perluasan dan fleksibilitas penggunaan DBH Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk kegiatan lain sesuai kebutuhan dan prioritas daerah.

Selain itu, perluasan dan fleksibilitas penggunaan DBH Sumber Daya Alam Kehutanan Dana Reboisasi (DBH DR) untuk kegiatan strategis berupa pemberian BLT, penguatan ekonomi daerah, dan ecological fiscal transfer (EFT).

Luky melanjutkan penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) mencapai 378,0 triliun rupiah atau naik 0,1 persen yoy, dari sebelumnya sebesar 377,8 triliun rupiah pada 2021.

Ada Penghematan

Kemudian, penyaluran Dana Alokasi Khusus Fisik (DAK-Fisik) sebesar 54,8 triliun rupiah atau turun 4,0 persen yoy, dari sebelumnya sebesar 57,1 triliun rupiah pada 2021

"DAK fisik memang ada penurunan, namun ini salah satu langkah kami pada 2021 masih banyak dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang belum terpakai, jadi itu yang coba kita salurkan dulu, sehingga secara keseluruhan ada sedikit penghematan," ujar Luky.

Lanjutnya, penyaluran DAK Nonfisik (NF) mencapai 118,4 triliun rupiah atau turun 7,2 persen yoy, dari sebelumnya sebesar 127,6 triliun rupiah pada 2021, dan penyaluran Dana Insentif Daerah (DID) sebesar 7,00 triliun rupiah atau menurun 48,1 persen yoy, dari sebelumnya sebesar 13,5 triliun rupiah pada 2021.

Kemudian, penyaluran Otoritas Khusus dan DIY mencapai 21,8 triliun rupiah atau naik 4,6 persen yoy, dari sebelumnya sebesar 20,8 triliun rupiah pada 2021, dan penyaluran Dana Desa sebesar 67,9 triliun rupiah atau turun 5,5 persen yoy, dari sebelumnya sebesar 71,9 triliun rupiah pada 2021.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.