Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Beda USG Payudara dan Mammografi, Mana yang Lebih Unggul?

📅 Rabu, 08 Feb 2023, 16:30 WIB | Oleh:
Beda USG Payudara dan Mammografi, Mana yang Lebih Unggul? Doc: ICT&Health
Ket. Ilustrasi

Dokter spesialis penyakit dalam sekaligus konsultan hemato-onkologi Jeffry Beta Tenggara, menyarankan wanita berusia muda yang masih berusia sekitar 40 tahun untuk melakukan USG payudara daripada mammografi dalam rangka mendeteksi tumor atau kanker payudara.

Menurut Jeffry, USG lebih valid dibandingkan mammografi bagi mereka wanita yang lebih muda karena struktur payudara.

"Pada saat usia muda, kelenjar air susu atau payudara lebih banyak dibandingkan lemak sehingga USG (payudara) lebih valid hasilnya dibandingkan mammografi," ujar dia dalam konferensi pers memperingati hari Kanker Sedunia 2023 di Jakarta, pada Selasa (7/2), seperti dikutip dari Antara.

USG payudara sendiri dilakukan dengan memanfaatkan gelombang suara untuk menilai jaringan payudara. Sementara mammografi menggunakan sinar X. Keduanya memang sama-sama bisa mendeteksi kelainan jaringan pada payudara, namun efektivitasnya tergantung dari beberapa kondisi.

Jeffry yang tergabung dalam Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) itu menjelaskan, USG payudara lebih akurat untuk mendeteksi kelainan jaringan pada jaringan payudara yang masih padat.

Mengingat kelenjar air susu akan semakin berkurang seiring usia, mereka yang telah berusia lanjut lebih dianjurkan mendeteksi tumor dengan mammografi. Selain itu mammografi juga dapat digunakan dengan wanita yang memiliki beberapa penyakit tertentu atau riwayat operasi tertentu.

Oleh karena itu, Jeffry menyarankan mammografi pada wanita berusia 45 tahun ke atas, karena lebih efektif untuk mendeteksi misalnya pengapuran atau tanda awal terbentuknya kanker pada payudara.

Namun pada banyak kasus, dokter bisa menyarankan wanita melakukan pemeriksaan kombinasi antara USG dan mammografi, karena keduanya saling melengkapi.

"Kalau ada kecurigaan suatu kanker tidak ada satupun pemeriksaan yang bisa menggantikan selain biopsi, baru tegakkan diagnosis kanker, baru penentuan stadium," ujar Jeffry.

Pada kesempatan yang sama, wanita yang belum mencapai usia 40 tahun namun sudah mengalami masa pubertas, disarankan Jeffry untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri atau Sadari.

"Pegang sendiri (Sadari) ini yang paling mudah. Payudara berada di luar, berbeda dengan usus, paru itu di dalam. Artinya saat mandi, seharusnya setiap wanita bisa memegang sendiri, artinya bisa mendeteksi awal," tutur Jeffry, seraya menyarankan melakukan Sadari pada tujuh hingga 10 hari setelah wanita menstruasi untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.

Selain Sadari, para wanita juga dapat menjalani pemeriksaan payudara klinis untuk membantu menemukan benjolan dan tanda-tanda lain pada payudara sedini mungkin sehingga dapat dilakukan tindakan secepatnya.

"Kalau ada riwayat (kanker payudara di keluarga) bisa meningkatkan kesadaran untuk lebih teliti mengenali diri sendiri terutama payudara. Kalau kita bisa temukan pada stadium yang awal, survival ratenya sangat tinggi dibandingkan dengan stadium empat," demikian kata Jeffry.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.