Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengagetkan Sampai Terjadi Pengeroyokan Ibu Muda Oleh Kelompok Perguruan Silat

📅 Selasa, 07 Feb 2023, 01:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengagetkan Sampai Terjadi Pengeroyokan Ibu Muda Oleh Kelompok Perguruan Silat Doc: Antara/Destyan Handri Sujarwoko
Ket. Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto (kanan) saat diwawancarai awak media terkait pengeroyokan an penganiayaan ibu muda oleh sekelompok oknum perguruan silat di Tulungagung, Senin (6/2/2023).

Tulungagung - Aparat kepolisian di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur saat ini tengah menyelidiki kasus pengeroyokan seorang ibu muda dan seorang remaja oleh sekelompok anggota perguruan silat di jalan raya Kecamatan Bandung, Minggu (5/2).

"Saya sudah instruksikan kepada anggota untuk menangani kasus ini dengan serius. Siapapun yang terlibat, harus tangkap," kata Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto di Tulungagung, Senin.

Kendati penyelidikan terus dilakukan hingga saatini belum ada tersangka ditetapkan. Namun polisi sudah mengantongi bukti video amatir yang menjadi petunjuk awal beberapa pelaku yang teridentifikasi.

Sejumlah saksi juga telah diperiksa, baik warga yang melihat kejadian pengeroyokan maupun kedua korban.

"Kami sama-sama menahan diri, menjaga kamtibmas. Kita akan intensif melakukan penyelidikan kasus ini, lidik, sidik, ungkap dan tangkap," tegasnya.

Untuk mencegah kejadian berulang, pihaknya menggandeng semua unsur untuk menjaga keamanan dan kondusifitas.

"Jangan sampai konflik yang terjadi antar warga perguruan silat mengganggu kenyamanan masyarakat," katanya.

Disinggung pemicu kasus pengeroyokan itu, Kapolres menjelaskan berawal dari rombongan perguruan silat dari sebuah acara.

Saat melihat di wilayah Kecamatan Bandung, rombongan itu berpapasan dengan korban yang memakai kaos perguruan silat lainnya.

"Korban dijatuhkan, lalu budhe-nya (tante) berusaha melindungi. Namun ia justru menjadi sasaran pengeroyokan," paparnya.

Akibatnya, korban mengalami luka memar di bagian punggungnya, sedang korban wanita juga alami beberapa memar di bagian tubuh.

Di video lainnya, berdurasi 30 detik, terekam jelas puluhan orang diduga kelompok perguruan silat tertentu melakukan pelemparan batu.

Polisi segera membubarkan aksi itu dengan mengeluarkan tembakan peringatan ke udara.

Selepas kejadian itu ratusan anggota perguruan silat teman korban berkumpul di rumah sakit tempat korban dirawat.

Ratusan Polisi dari Polres Tulungagung dan Brimob disiagakan di lokasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.