Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi Selidiki Kasus Ledakan Akibatkan Satu Orang Meninggal

📅 Minggu, 05 Feb 2023, 01:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polisi Selidiki Kasus Ledakan Akibatkan Satu Orang Meninggal Doc: ANTARA/HO-Warga
Ket. Sejumlah warga melihat kondisi rumah NR di Dusun Cigulingharjo RT 01 RW 08, Desa Padangjaya, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, yang hancur akibat ledakan diduga petasan pada Sabtu (4/2/2023) pagi.

Cilacap - Kepolisian Resor Kota Cilacap, Jawa Tengah, menyelidiki kasus ledakan diduga petasan di Majenang, Kabupaten Cilacap, yang mengakibatkan seorang pemuda meninggal dunia.

"Kami masih melakukan penyelidikan. Korban tewas diduga terkena ledakan saat membuat petasan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Cilacap Ajun Komisaris PolisiGurbacov kepada wartawan di Cilacap, Sabtu.

Menurut dia, jajarannya telah melakukan olah tempat kejadian perkara ledakan yang berada di Dusun Cigulingharjo RT 01 RW 08, Desa Padangjaya, Kecamatan Majenang.

Selain itu, pihaknya juga telah mengamankan barang bukti berupa puluhan selongsong petasan berukuran besar dari lokasi kejadian.

"Kami telah amankan barang bukti untuk dilakukan penyelidikan dan pengembangan," tambahnya.

Informasi yang dihimpun, ledakan yang terjadi pada Sabtu pagi berasal dari rumah seorang warga berinisial NR (23) di Dusun Cigulingharjo RT 01 RW 08, Desa Padangjaya, Kecamatan Majenang, Cilacap.

Ledakan yang terdengar sangat keras itu mengakibatkan sebagian bangunan rumah hancur berantakan, sedangkan NR ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam kolam ikan setelah terpental dari rumahnya.

Bahkan saat ditemukan oleh warga, korban dalam kondisi mengenaskan karena ada beberapa bagian tubuhnya yang hilang sehingga langsung dievakuasi ke rumah sakit.

Semasa hidupnya, korban diketahui biasa membuat petasan setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Muri, seorang warga setempat, mengaku langsung bergegas ke arah sumber ledakan yang diketahui berasal dari rumah NR.

"Rumah bagian belakang hancur, dinding tembok dan atapnya rata dengan tanah. Korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di kolam ikan yang berjarak tujuh meter dari rumahnya," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.