Kantin Sekolah Harus Penuhi Unsur Higiene dan Saniter

Jumat, 03 Feb 2023, 01:20 WIB

JAKARTA - Direktur Penyehatan Lingkungan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Anas Ma'ruf, mengatakan kantin sekolah harus memenuhi unsur higiene dan saniter. Hal tersebut penting selain makanan yang disajikan memenuhi unsur gizi dan nutrisi sesuai kebutuhan tubuh.

"Jangan sampai kantin sekolah tidak memenuhi prinsip hygiene, saniter, dan bergizi. Keduanya harus dipenuhi gizi dan nutrisi bagus, Higiene dan saniter bagus," ujar Anas, dalam Siaran Sehat Kemenkes, di Jakarta, kemarin.

Ket. Foto: Direktur Penyehatan Lingkungan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Anas Ma’ruf — Sumber: Istimewa

Dia mengatakan, keberadaan kantin sekolah penting mengingat konsumennya merupakan generasi penerus bangsa. Jangan sampai peserta didik terkendala masalah kesehatan seperti keracunan yang berasal dari kantin sekolah.

"Mereka generasi penerus, kader-kader kita ke depan. Mereka harus dijaga kesehatan supaya menjadi anak-anak sehat dan kuat yang memperjuangkan bangsa kita ke depan," jelasnya.

Anas mengungkapkan, khusus untuk unsur higiene dan saniter menggunakan konsep farm to table melalui lima prinsip yang harus terpenuhi. Prinsip tersebut yaitu kebersihan pertanian dan peternakan penyuplai bahan makanan; penyimpanan; distribusi; pengolahan; dan penyajian.

Dia menambahkan, pemerintah pusat dan daerah berkomitmen membina dan mengawasi kantin sekolah secara berkala. Pihaknya juga memberikan penghargaan setiap tahunnya kepada kantin sekolah yang konsisten menyediakan pangan jajanan sehat.

"Penghargaan dari Menkes. Semoga ini menjadi penyemangat sekolah menciptakan kantin sekolah sehat menerapkan prinsip-prinsip higiene dan saniter pangan," tandasnya.

Duta Gizi Indonesia, Reisa Broto Asmoro, menyarankan para orang tua untuk membuat bekal makanan bagi anak. Menurutnya, untuk lebih menarik anak menyantap bekal, anak bisa dilibatkan langsung dalam pembuatan bekal makanan.

"Kita bisa tanya anak itu inginnya makan apa. Jadi anak bisa lebih tertarik makan bekal daripada makan jajanan di sekitar sekolah," katanya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

Berita Terbaru

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.