Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PON sebagai media untuk melahirkan talenta talenta muda potensial

📅 Minggu, 29 Jan 2023, 23:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
PON sebagai media untuk melahirkan talenta talenta muda potensial Doc: antara

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali meminta KONI daerah untuk memperkuat pembinaan atlet usia dini yang diharapkan kedepannya mampu menjadi atlet elit Indonesia untuk berlaga di kancah internasional.

"Perkuat pembinaan atlet di daerah khususnya atlet usia dini. Dengan pembinaan yang maksimal diharapkan ke depan merekalah yang menjadi tumpuan kita di berbagai kejuaraan internasional," katanya di Medan saat peluncuran maskot, logo dan tagline Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Lapangan Astaka, Medan, Minggu.

Ia mengatakan PON yang digelar empat sekali memang harapkan menjadi media untuk melahirkan talenta talenta muda potensial yang ujungnya nanti mereka bisa berprestasi di tingkat internasional.

Sebagaimana yang terdapat dalam Desain Besar Olahraga Nasional (BON), disebutkan bahwa sasaran pembinaan atlet jangka panjang nantinya adalah Olimpiade sebagai pesta olahraga multi ajang terakbar di dunia.

Untuk itu kepada KONI daerah yang memang menjadi ujung tombak pembinaan atlet di daerah, harus mampu menyiapkan atlet binaannya dengan sebaik-baiknya. Perbanyak jam terbang atlet karena itu juga menjadi salah satu pendorong kematangan dalam berkompetisi.

"Saya memahami bahwa daerah ingin atletnya memiliki prestasi. Namun alangkah baiknya prestasi itu didapatkan dari pembinaan. Yang lain-lain itu hanya penyerta saja," katanya.

Jadi, lanjut dia, jika pembinaan sudah berjalan dengan baik di daerah, maka di tingkat pusat nantinya akan lebih mudah untuk mencari atlet potensial yang akan dikirim untuk berlaga di tingkat internasional.

Dengan demikian juga regenerasi atlet akan terus berjalan dengan baik. Setiap saat akan muncul atlet potensial yang siap menggantikan peran atlet terdahulu, kata Menpora.

"Jangan itu-itu saja atletnya. Sudah dia tampil di Asian Games, lalu di SEA Games dan muncul lagi di PON. Jadi intinya PON adalah untuk melahirkan atlet atlet muda yang nantinya mampu mengisi posisi sebagai atlet elit nasional," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.