Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Kaltim Komitmen Dukung Pembangunan IKN

📅 Kamis, 26 Jan 2023, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Kaltim Komitmen Dukung Pembangunan IKN Doc: ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Kaltim
Ket. Gubernur Provinsi Kaltim Isran Noor.

BALIKPAPAN - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) berkomitmen mendukung penuh proses pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang telah ditetapkan Presiden RI Joko Widodo tepatnya di Sepaku Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.

Menurut Gubernur Kaltim Isran Noor, proses pembangunan IKN harus didukung penuh seluruh lapisan masyarakat, tak terkecuali rakyat Kaltim.

Sebab, lanjut Isran tujuan IKN selain mewujudkan cita-cita pendahulu bangsa yang menginginkan ibu kota negara pindah, juga pemerataan ekonomi di luar Pulau Jawa hingga warisan untuk anak cucu di masa akan datang.

Bahkan, Gubernur Isran menegaskan, biaya pembangunan IKN diperkirakan mencapai kurang lebih 466 triliun rupiah. Baginya, dana tersebut masih kecil dari pembangunan ibu kota baru di sejumlah negara besar di dunia.

"Dengan berbagai kebijakan, jika memang tidak sanggup membangun IKN, serahkan ke Provinsi Kaltim. Karena, melalui sumber daya alam kita yang ada bisa menjadi dasar untuk mendukung pembangunan IKN," tegas Gubernur Isran Noor dalam keterangan resmi diterima di Samarinda, Rabu (25/1).

Biaya yang dibutuhkan itu, sebutnya, jauh lebih kecil dari pembangun ibu kota baru di berbagai negara di dunia. Contohnya, Beijing Selatan dibangun di kawasan Xiongan 8.200 triliun rupiah.

Kemudian di Arab Saudi juga akan membangun kota baru dengan biaya kurang lebih 3.000 triliun rupiah atau setara satu tahun APBN Republik Indonesia.

Belum lagi di Mesir juga dibangun kota baru New Kairo di sebelah Tenggara Kairo kawasannya dengan biaya kurang lebih 646 triliun rupiah.

"Biaya semua itu jauh lebih besar dari alokasi yang dibutuhkan untuk pembangunan IKN di Indonesia. Jadi, untuk program Presiden Joko Widodo ini bagus saja. Makanya, jika ada yang menyatakan tidak sanggup, serahkan itu ke Provinsi Kaltim. Dengan berbagai kebijakan, Insyallah bisa," tegas Gubernur Isran.

Menurut dia, dari jumlah biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan itu, hanya 20 persen yang disiapkan negara untuk pembangunannya. Sisanya akan dilakukan kerja sama dengan investor dalam maupun luar negeri, baik swasta maupun BUMN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.