Warga DKI Antusias Ikuti Gebyar 'Booster' Kedua

Rabu, 25 Jan 2023, 05:11 WIB

JAKARTA - Ratusan peserta yang terdiri Aparatur Sipil Negara dan warga DKI Jakarta antusias mengikuti gebyar vaksinasi boosterkedua Covid-19 di Balai Kota Jakarta, Selasa (24/1). "Saya sebelum pukul 12 sudah datang," kata peserta vaksinasi, Agus Susetyo Prabowo.

Dia mengapresiasi vaksinasi tersebut karena mengakomodasi penduduk meski tidak dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta. Warga Yogyakarta itu antusias mengikuti vaksinasi lanjutan karena kerap melakukan perjalanan dinas. Pria berusia 60 tahun itu mengetahui vaksinasi dosis empat di Balai Kota Jakarta berdasarkan informasi dari media massa dan media sosial.

Ket. Foto: Petugas kesehatan menyuntikkan vaksinasi Covid-19 keempat atau booster kedua di halaman kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (24/1). Pemprov DKI Jakarta memulai program vaksinasi booster kedua guna meningkatkan imunitas warga agar tidak mudah tertular kembali Covid-19. — Sumber: Koran Jakarta/Wahyu AP

"Saya dari dulu memang menunggu vaksinasi dosis empat karena sering perjalanan dinas," katanya. Senada Agus, warga lainnya, Patricia, juga mengikuti vaksinasi dosis empat. Dia tahu ada layanan vaksinasi dari media sosial. "Saya tahu dari Instagram, makanya langsung datang ikut vaksinasi," katanya.

Warga lainnya, Messy Ramses Rowi, mengaku menjalani vaksinasi dosis empat untuk meningkatkan imunitas karena sudah termasuk lanjut usia. "Usia saya 60. Jadi sekalian biar meningkatkan imunitas," katanya pria asal Tangerang itu. Sementara itu, layanan vaksinasi di Balai Kota Jakarta dilaksanakan petugas medis dari Fasilitas Kesehatan Pegawai Balai Kota Jakarta.

Vaksinasi dilaksanakan 24-27 Januari pukul 13.00-15.00 WIB, yang tersedia adalah vaksin merek Pfizer dan Zifivax. Kegiatan serupa juga diadakan di Kantor Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu di Gedung Mitra Praja Tanjung Priok, dan lima kantor wali kota DKI Jakarta.

Peserta dapat langsung ke tempat vaksinasi dan berlaku bagi KTP seluruh Indonesia. Vaksinasi tersebut dapat melayani dosis pertama dan kedua untuk usia 12 tahun ke atas, juga dosis tiga dan empat usia 18 tahun ke atas. Adapun jarak dosis dua ke tiga minimal tiga bulan. Sedangkan jarak dosis tiga ke empat minimal enam bulan, tanpa perlu menunggu tiket di aplikasi PeduliLindungi. Untuk mengakomodasi vaksinasi dosis keempat, Dinas Kesehatan DKI menyiagakan sekitar 300 titik dengan alokasi vaksin per lokasi sekitar 200 vaksin.

Di Puskesmas

Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat juga membuka layanan serupa di seluruh fasilitas kesehatan atau puskesmas. Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, Rismasari, mendorong masyarakat ke puskesmas di delapan kecamatan maupun tingkat kelurahan, serta sentra vaksin untuk booster tahap dua.

"Vaksinasi booster untuk masyarakat sudah dibuka. Antusiasme sudah terlihat, walau belum terlalu banyak. Yang pasti, kami sudah buka di seluruh puskesmas," kata Rismasari saat meninjau vaksinasi di RPTRA Matahari, Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Rismasari menjelaskan, selain di puskesmas, masyarakat juga bisa mendatangi sentra vaksin di Lapangan Banteng.

Adapun syarat utama penerima vaksin booster tahap dua, berusia 18 tahun ke atas, memiliki tiket vaksinasi booster di aplikasi PeduliLindungi, serta mendapatkan vaksin booster tahap pertama dengan jarak lebih dari enam bulan. "Yang utama sehat. Jadi, saat pemeriksaan awal tidak ada keluhan apa pun seperti demam. Tekanan darah tinggi tidak lebih dari 180," katanya. Jenis vaksin booster yang tersedia Pfizer dan Sinovac.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

Coco Gauff Juara Cincinnati Open 2026! Tampil Perkasa dan Ukir Prestasi Gemilang

Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati Bakal Direlokasi, Ini Persiapannya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.