Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemda Miliki Peran Penting dalam Percepatan Penurunan Stunting

📅 Jumat, 20 Jan 2023, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemda Miliki Peran Penting dalam Percepatan Penurunan Stunting Doc: ANTARA/Wuryanti Puspitasari
Ket. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa pemerintah daerah memiliki peran penting dalam upaya percepatan penurunan stunting.

"Penangananstuntingdan kemiskinan ekstrem tidak akan terlaksana dengan baik tanpa peranan utama dari pemerintah daerah," katanya dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan pemerintah terus melakukan upaya percepatan penangananstuntingdan kemiskinan ekstrem.

"Pada saat ini fokus intervensi penangananstuntingadalah di daerah-daerah mulai dari tingkat desa dan kelurahan," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, koordinasi penangananstuntingperlu dilakukan secara terpadu dengan berfokus pada wilayah sasaran dengan menggunakan seluruh sumber daya yang ada.

"Karena itu diperlukan peran pemerintah daerah agar upaya penangananstuntingdapat makin optimal mulai dari tingkat desa atau kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten atau kota," katanya.

Menurut Muhadjir, dengan adanya peran aktif dari seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, akan menentukan pencapaian target nasional percepatan penurunanstunting.

"Seperti diketahui bahwa pada saat ini pemerintah menargetkan angkastuntingturun menjadi 14 persen pada tahun 2024," kata dia.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK Agus Suprapto menambahkan bahwa pemerintah terus menggencarkan edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi untuk mencegah terjadinyastunting.

Kemenko PMK mendorong penguatan konvergensi kegiatan atau program lintas sektor pada 2023.

"Selain itu, Kemenko PMK juga terus mendorong penguatan peran mitra dan tokoh masyarakat dalam program penurunanstunting," katanya.

Ia juga mengatakan perlunya pelaksanaan intervensi gizi spesifik dan sensitif yang tepat sasaran.

"Menurut Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan PenurunanStuntingdisebutkan intervensi gizi spesifik adalah kegiatan yang dilaksanakan untuk mengatasi penyebab langsung terjadinyastunting," demikian Agus Suprapto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.