Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Industri Keuangan Diminta Jaga Pertumbuhan pada 2023

📅 Selasa, 17 Jan 2023, 07:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Industri Keuangan Diminta Jaga Pertumbuhan pada 2023 Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), meminta industri jasa keuangan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi pada 2023 dan melanjutkan kebijakan yang mampu memperkuat resiliensi saat badai pandemi Covid-19.

"Presiden yang memberikan arahan sangat jelas bahwa seharusnya kita dapat menjaga terus momentum perkuatan pertumbuhan ekonomi dari 2022 ke depan dan dengan berbagai pelajaran bagaimana menyelesaikan tantangan yang berat selama pandemi," kata Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, setelah bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (16/1).

Presiden Jokowi, pada Senin ini, menerima jajaran Dewan Komisioner OJK dan perwakilan dari industri jasa keuangan. Dalam pertemuan itu, Mahendra mengatakan OJK menjelaskan kepada Presiden mengenai persiapan menjelang pertemuan tahunan industri jasa keuangan yang akan digelar awal Februari 2023.

OJK juga memaparkan kepada Presiden mengenai perkembangan terakhir berbagai sektor di industri jasa keuangan. Perkembangan tersebut, antara lain upaya yang dilakukan industri jasa keuangan dalam mengantisipasi ketidakpastian ekonomi global sekaligus merespons dinamika yang diperkirakan terjadi menjelang Pemilu 2024.

"Kita harus memitigasi dampak dari kondisi tadi itu (perekonomian global) dan juga tentu kita menyambut masa persiapan masuk ke dalam pemilihan umum dan pemilihan presiden," ujar Mahendra.

Mahendra mengatakan Presiden juga menekankan mengenai pentingnya sinergi dan koordinasi antara berbagai regulator dan pelaku industri jasa keuangan serta pemerintah untuk menjaga tren positif pertumbuhan ekonomi pada 2023.

"Seluruh pemangku kepentingan, pelaku usaha, investor, industri jasa keuangan yang akan menentukan pada gilirannya nanti bahwa tahun ini pun akan setidaknya sama baiknya kalaupun tidak lebih baik daripada 2022," ujarnya.

Himpun Dana

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Budi Tampubolon berkomitmen akan lebih banyak menghimpun dana investasi jangka panjang sehingga bisa turut menyukseskan program pemerintah untuk membangun infrastruktur.

"Kami sampaikan ke Presiden Jokowi bahwa industri asuransi jiwa terus berkomitmen mendukung, menjaga, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia," katanya usai pertemuan dengan Presiden Jokowi di Jakarta, kemarin.

Adapun seluruh industri asuransi jiwa Indonesia telah bertumbuh dengan total dana kelolaan aset mencapai lebih dari 600 triliun rupiah pada 2022, sekitar 325 triliun rupiah di antaranya diinvestasikan dalam bentuk investasi jangka panjang. Setiap tahun industri asuransi jiwa rata-rata membayar klaim dan manfaat asuransi sebesar 150 triliun rupiah kepada delapan juta tertanggung dari total 83 juta masyarakat Indonesia yang tertanggung asuransi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.