Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemilu Sudah Dekat, Demokrat Gelar Konsolidasi di Kampung Halaman SBY

📅 Minggu, 15 Jan 2023, 10:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemilu Sudah Dekat, Demokrat Gelar Konsolidasi di Kampung Halaman SBY Doc: ANTARA/dok internal Partai Demokrat
Ket. Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono disambut kader dan Pengurus Partai Demokrat saat tiba di Pacitan, Jawa Timur, Jumat (13/1/2023) sore.

PACITAN - Dewan Pengurus Pusat Partai Demokrat menggelar konsolidasi internal partai berlambang mercy itu menjelang Pemilihan Umum Presiden 2024, di Pacitan, Jawa Timur, Jumat (13/1) hingga Minggu (15/1).

Ketua DPP Partai Demokrat Sartono Hutomo, Minggu (15/1), mengungkapkan konsolidasi itu dihadiri langsung oleh Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat yang juga Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serta Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Ya, pertemuan (konsolidasi) ini lebih ke persiapan kita menjelang Pemilu 2024," kataSartono dikonfirmasi melalui telepon.

Dia menyatakan, konsolidasi dilakukan karena perhelatan pesta demokrasi sudah dekat, sehingga seluruh organ partai mulai dari tingkat DPD maupun DPC perlu dimatangkan.

"(Yang dibahas) ya semuanya. Mulai dari persiapan pematangan jadwal, agenda seiring bergulirnya waktu menjelang pemilu ini kan cepat ya. Apa saja yang telah dijalankan dan apa yang belum," kata dia lagi.

Salah satu yang menjadi pokok bahasan tentunya berkaitan dengan pilpres, terutama menyangkut siapa calon atau pasangan calon yang akan diusung Partai Demokrat bersama koalisi.

Namun Sartono mengaku untuk topik itu tidak dibahas secara khusus. Alasannya, hingga saat ini komunikasi masih berlangsung antartim partai.

"Disinggung tapi sifatnya kan tetap terus komunikasi tim-tim itu di Jakarta. Mas AHY juga belum menyampaikan soal (isu ini) secara spesifik," ujarnya.
Disampaikan Sartono, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam beberapa sesi pertemuan lebih banyak memaparkan tentang isi museum.

Salah satunya tentang catatan kepemimpinannya selama selama dua periode pemerintahan, mulai periode pertama tahun 2004-2009, dan periode kedua 2009-2014.

SBY pun memaparkan target apa saja yang berhasil dicapai selama periode tersebut, seperti halnya pelunasan utang negara kepada IMF serta penanganan bencana tsunami Aceh.

"Bahwa kegiatan dan kerja-kerja selama 10 tahun itu tergambar di museum itu. Lebih ke situ beliau. Jadi tidak ada yang spesifik (pencapresan) ya," katanya lagi.

Pertemuan dan konsolidasi partai ini dilakukan tertutup, berlokasi di Museum dan Galeri Seni SBY*ANI yang berlokasi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Ploso, Kota Pacitan, Jawa Timur.

Penjagaan dan pengamanan di museum ini, selama rangkaian pertemuan, sangat ketat.

Tak semua anggota organ pantai diizinkan masuk, bahkan dari jajaran DPC Partai Demokrat sekalipun.

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji yang berlatar belakang dari Partai Demokrat pun tak dilibatkan dalam kegiatan konsolidasi itu. Sekalipun ia bersama Wabup sempat menyambut kedatangan SBY bersama putra bungsunyaEddy Baskoro Yudhoyono (Ibas) dan keluarga pada Jumat (13/1) petang.

Menurut Aji, panggilan Indrata Nur Bayuaji, undangan hanya diperuntukkan DPP dan DPD.

Kendati begitu, pihaknya menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut di Pacitan. Sebab, kehadiran ratusan kader dan pengurus partai berlambang mercy ini ke Kota 1001 Goa, daerah yang dipimpinnya saat ini, jelas berdampak baik bagi ekonomi.

"Harapannya tidak hanya Partai Demokrat, mungkin ada instansi atau perusahaan lain mengadakan kegiatan di Pacitan. Kalau tiap bulan ada acara seperti ini pasti baik untuk perekonomian Pacitan," katanya lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.