Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketua MPR: Tradisi Pola Mengajar di Sekolah Telah Berubah

📅 Sabtu, 14 Jan 2023, 08:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ketua MPR: Tradisi Pola Mengajar di Sekolah Telah Berubah Doc: ISTIMEWA
Ket. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Bambang Soesatyo

JAKARTA - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Bambang Soesatyo, mengatakan bahwa saat ini tradisi mengajar di sekolah telah berubah.

"Tradisi pola mengajar telah berubah, harus mendorong anak didik untuk menciptakan, bukan untuk mencari pekerjaan, tetapi menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lainnya," ujar Bambang dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (13/1).

Melalui pola baru tersebut, Bambang Soesatyo yang akrab dipanggil Bamsoet itu meyakini akan lahir pengusaha muda dari jenjang sekolah. Sebelumnya, Bamsoet hadir dalam Market Day ELDEST SMA Labschool Jakarta. Kepala SMA Labschool Jakarta, Suparno Sastro, mengatakan desain kurikulum SMA Labschool Jakarta sudah lama menekankan pentingnya membangun kompetensi, kesadaran, dan keterampilan kewirausahaan.

"Hasilnya baru akan terlihat pada lima hingga 10 tahun ke depan, " kata Suparno.

ELDEST melibatkan mata pelajaran, seperti Ekonomi, Kewirausahaan, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Seni Rupa, dan lainnya. "Ini pembelajaran berbasis projek kolaboratif lintas mata pelajaran, sudah kami laksanakan sejak 2011, kurang lebih 12 tahun usianya," terang Suparno.

Sementara itu, Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan bahwa para siswa harus punya prinsip 3G.

"3G itu Gercep (gerak cepat), Geber (gerak bersama), dan Gaspol (garap semua potensi online)," kata Sandiaga.

Dunia pendidikan, dunia usaha harus punya prinsip 3SI, yaitu inovasi, adaptasi, dan kolaborasi.

Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Komarudin, mengatakan sebagai kampus yang menaungi Labschool mengapresiasi kegiatan ELDEST 2023. "Kami mengapresiasi semua aktivitas yang dilaksanakan SMA Labschool Rawamangun. Kepsek, guru, siswa, orang tua senantiasa menciptakan program-program kreatif," kata Komarudin.

Komarudin mendukung kegiatan kewirausahaan agar anak-anak muda memiliki jiwa wirausaha. "Sadar dan melek bisnis itu sangat penting, di tengah era ketidakpastian, harus kita yang membuat kepastian," kata Komarudin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.