Indonesia Butuh Investasi Transportasi Laut
Jumat, 13 Jan 2023, 10:24 WIBJAKARTA - Ketua Komite Tetap Bidang Perhubungan Laut Kadin Indonesia, Nova Y Mugijanto, mengatakan Indonesia membutuhkan investasi di bidang transportasi laut, yakni untuk peremajaan kapal yang ada, membeli kapal baru serta menambah pasar internasional. Nova mengatakan total armada kapal yang teregistrasi di Indonesia adalah sebanyak 80 ribu kapal, 50 persen diantaranya merupakan kapal ikan, disusul sekitar 30-40 ribu merupakan kapal niaga.
Nova dalam konferensi pers BIMP-EAGA Maritime 2023 di Jakarta, Kamis (12/1), mengatakan, secara umum kapal domestik Indonesia berusia lebih dari 15 tahun, sehingga dibutuhkan investasi untuk merevitalisasi kapal lama. "Jadi bagaimana ke depannya punya armada yang lebih modern," ujarnya.
Meski tak menyebutkan secara spesifik dana yang dibutuhkan untuk merevitalisasi maupun membeli bari kapal, Nova menerangkan dana yang dibutuhkan dalam membeli armada kapal niaga baru sebesar 50-100 miliar rupiah/ kapal. "Kapal luar negeri lebih besar lagi (biayanya)," imbuhnya.
Dengan potensi maritim Indonesia yang sangat luas, lanjut dia, transportasi laut menjadi nadi dalam perekonomian Tanah Air, sehingga melalui kegiatan Brunei-Indonesia-Malaysia-Filipina East Asean Growth Area (BIMP-EAGA) yang rencananya akan dilangsungkan pada 21-23 Februari 2023 dapat memberikan manfaat bagi industri logistik di Indonesia maupun negara-negara lain.
Kegiatan yang diselenggarakan PT Pelindo dan didukung oleh Kadin Indonesia , BIMP-EAGA Council dan Chartered Institute of Logistic and Transport Indonesia (CILT) ini, turut diramaikan dengan kehadiran 40 perusahaan.
Dalam kesempatan sama, Kepala Badan Logistik dan Rantai Pasok Kadin Akbar Djohan menargetkan dalam acara tersebut nantinya dapat menghasilkan perjanjian bisnis yang dapat dieksekusi sehingga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dalam negeri.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Bukan Debu Biasa: Mitigasi Kesehatan di Tengah Erupsi Gunung Api
-
Bromo Terbakar, Perlu Hujan Buatan lewat OMC
-
Membran Penyaring Air dari Kulit Manggis
-
Keajaiban di Tengah Bencana Nepal, 2 Pekerja PLTA Selamat Setelah 9 Hari Terjebak
-
Ini Alasannya Kenapa "Pedas Level Up" Raih Dana Produksi Film dari Pemkot Semarang
-
Sengketa RDN Masuk Tahap Mediasi, PT Paramitra Alfa Sekuritas dan Nasabah Menanti Niat Baik BCA.
-
Program Makan Bergizi Gratis Utamakan Daerah 3T dan Kelompok Rentan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.