Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jepang Perketat dan Wajib Tes Covid bagi Pendatang dari Tiongkok

📅 Selasa, 10 Jan 2023, 00:02 WIB | Oleh:
Jepang Perketat dan Wajib Tes Covid bagi Pendatang dari Tiongkok Doc: PHILIP FONG/AFP
Ket. Kuil Sensoji, lokasi wisata populer, di Tokyo, Jepang.

TOKYO - Pemerintah Jepang semakin memperketat kontrol perbatasan bagi para pendatang dari Tiongkok daratan pada Minggu (8/1), dengan mewajibkan bukti hasil tes Covid-19 negatif di tengah lonjakan kasus infeksi di negara tetangganya itu.

Sejak September 2022, para pendatang dari luar negeri ke Jepang, yang telah divaksinasi setidaknya tiga kali, tidak perlu melakukan tes virus korona dalam waktu 72 jam setelah keberangkatan untuk membuktikan bahwa mereka tidak terinfeksi.

Namun, orang-orang yang datang dari Tiongkok daratan sekarang diharuskan menunjukkan bukti hasil tes Covid negatif yang diambil dalam waktu 72 jam setelah keberangkatan. Persyaratan baru itu tidak berlaku bagi orang-orang yang terbang dari Hong Kong atau Makau.

Selain itu, seperti diberitakan Antara, semua pendatang dari Tiongkok daratan dan mereka yang telah mengunjungi negara itu dalam tujuh hari terakhir diharuskan untuk menjalani tes PCR atau tes dengan sensitivitas tinggi lainnya setibanya di Jepang. Sementara hasil tes usap antigen sederhana seperti sebelumnya tidak diterima.

Kemudian, mereka yang dinyatakan positif Covid-19 pada saat kedatangan harus dikarantina selama tujuh hari jika menunjukkan gejala atau lima hari jika tidak menunjukkan gejala.

Pemerintah Jepang akan terus membatasi keberangkatan dan kedatangan dari penerbangan langsung yang menghubungkan Jepang dengan Tiongkok daratan di empat bandara, yaitu Narita, Haneda, Kansai, dan Chubu.

Semua bandara di Jepang akan dibuka untuk penerbangan langsung dari Hong Kong dan Makau karena penurunan kasus virus korona di kedua kota tersebut, namun operator penerbangan diminta untuk tidak menambah jumlah penerbangan.

Kedatangan dari Hong Kong dan Makau sebelumnya dibatasi ke empat bandara Jepang itu, serta ke New Chitose dekat Bandara Sapporo, Fukuoka, dan Naha, asalkan tidak ada penumpang yang mengunjungi Tiongkok daratan dalam tujuh hari terakhir.

Pada Minggu (8/1), langkah-langkah pembatasan baru untuk pendatang dari Tiongkok daratan diterapkan di Bandara Narita dekat Tokyo, di mana 150 penumpang penerbangan dari Shanghai tiba di bandara itu pada sore hari dan menyerahkan sampel air liur untuk tes antigen dengan sensitivitas tinggi.

Longgarkan Kebijakan

Para penumpang juga menunjukkan bukti hasil tes Covid-19 negatif di ponsel pintar atau dokumen yang mereka bawa kepada petugas bandara. Hideaki Kono, salah satu penumpang dan karyawan perusahaan yang pernah bekerja di Shanghai, mengatakan dia kesulitan mendapatkan bukti hasil tes di sebuah rumah sakit di Kota Tiongkok karena layanannya penuh sesak dengan orang.

Pada Desember 2022, Tiongkok mulai melonggarkan langkah-langkah ketat antivirusnya secara signifikan, termasuk tidak lagi membatasi perjalanan, dan juga berhenti menghitung jumlah pasti kasus harian Covid-19

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.