Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bapenda Kaltim Targetkan Penerimaan Pajak Rp7 Triliun pada 2023

📅 Jumat, 06 Jan 2023, 02:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bapenda Kaltim Targetkan Penerimaan Pajak Rp7 Triliun pada 2023 Doc: Antara/Biro Adpim Pemprov Kaltim
Ket. Kepala Bapenda Kaltim Ismiati.

Samarinda - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Timur menargetkan penerimaan pajak daerah Provinsi Kaltim pada tahun 2023 sebesar Rp7 triliun.

Kepala Bapenda Kaltim Ismiati menegaskan, pihaknya menargetkan peningkatan penerimaan pajak tersebut karena melihat pandemi COVID-19 sudah bisa dilewati, sehingga diharapkan berdampak positif pada kondisi perekonomian, meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat sudah kembali normal.

"Dengan adanya putusan pemerintah pusat mencabut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) diharapkan bisa memberikan kontribusi terhadap capaian-capaian dalam penerimaan pendapatan daerah," kata Ismiati di Samarinda, Kamis.

Ismiati menyebutkan target penerimaan pendapatan daerah tersebut berasal dari sejumlah sumber, di antaranya pajak kendaraan bermotor (PKB) sebesar Rp1,3 triliun. Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar Rp1,2 triliun, seiring bertambahnya jumlah kendaraan baru.

Selain itu, pajak bahan bakar kendaraan bermotor sebesar Rp4,2 triliun. Juga, pajak pemanfaatan air permukaan sebesar Rp15 miliar.

Sementara pajak rokok adalah pajak yang memang dipoles oleh pemerintah pusat (Kementerian Keuangan). Dimana pemerintah daerah menerima bagi hasil pajak rokok berdasarkan perhitungan tertentu dan Kaltim akan menerima kurang lebih Rp250 miliar.

"Lima komponen tersebut, diharapkan bisa mencapai target penerimaan pajak kita sebesar Rp7 triliun," ungkapnya.

Selain itu, lanjut Ismiati, di PAD ada retribusi daerah yang ditargetkan sebesar Rp20 miliar, kemudian hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan itu target Rp232 miliar, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp782 miliar dan terakhir adalah pendapatan transfer yang ditargetkan sebesar Rp6,5 triliun.

"Jadi kalau melihat komposisi angka PAD kita dengan pendapatan transfer bisa dilihat bahwa kemandirian fiskal Kaltim, kita upayakan memang lebih baik, kalau kita kategorikan pendapatan transfer Rp6 triliun. Dan kalau kita lihat komposisi ini penerimaan PAD lebih tinggi, termasuk lain-lain pendapatan daerah itu ada sekitar Rp13 miliar. Itulah total penerimaan pendapatan daerah kita menjadi Rp14,6, triliun," papar Ismiati.

Ismiati menambahkan mulai tahun 2017, Bapenda sudah mulai melakukan inovasi pendekatan pelayanan kepada masyarakat, termasuk melakukan pengembangan (inovasi) pelayanan terkait pelayanan pajak kendaraan bermotor yang disebar di seluruh daerah se Kaltim, sehingga dapat memaksimalkan penerimaan pajak khususnya pajak kendaraan bermotor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.