Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tangerang Tetap Gencarkan Vaksinasi

📅 Kamis, 05 Jan 2023, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tangerang Tetap Gencarkan Vaksinasi Doc: Antara
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Dini Anggraeni

TANGERANG - Dinas Kesehatan Kota Tangerang tetap menggencarkan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat meski pemerintah mencabut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Penegasan ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni, Rabu (4/1).

Dia mengatakan vaksinasi terus dilakukan sebab yang dicabut adalah aturan PPKM, bukan pandeminya.
Dini menambahkan, vaksinasi terus digalakkan untuk membantu meningkatkan imunitas. Masyarakat harus semakin mandiri dalam mencegah penularan, mendeteksi gejala, dan mencari pengobatan.

"Tidak ada yang berubah dengan layanan vaksinasi di Kota Tangerang. Semua fasilitas kesehatan seperti RSUD dan puskesmas terus membuka gerai layanan vaksinasi. Semua fasilitas kesehatan melayani vaksinasi dosis satu, dua, booster satu, dan booster kedua untuk sasaran lansia," katanya.

Untuk melihat jadwal layanan di puskesmas, dijelaskan dr Dini, masyarakat bisa mengunjungi Instagram Dinas Kesehatan di @dinkes.kotatangerang, lalu klik link di bio, pilih informasi vaksinasi Covid-19 dan imunisasi, lalu pilih puskesmas yang dituju. Setiap puskesmas selalu meng-update tanggal dan waktu layanan vaksinasinya, lengkap dengan jenis dosisnya.

Jadi, masyarakat Kota Tangerang tinggal pilih sesuai dengan kebutuhan dan waktu yang diinginkan. Dini mendorong warga tidak terlena dengan PPKM yang telah berakhir.

"Kita harus tetap jaga kekebalan tubuh diri sendiri, keluarga dan lingkungan karena hingga kini kasus Covid-19 masih ada," tegas Dini.

Dini lalu merinci cakupan vaksinasi Kota Tangerang per (3/1). Untuk dosis satu sudah 1,6 juta jiwa. Dosis dua 1,3 juta. Booster satu 839.000 dan booster dua 13.000. Dini terus menggalakkan vaksinasi karena pandemi Covid-19 belum usai.

Dia mengajak tetap menjaga protokol kesehatan, selalu pakai masker, cuci tangan pakai sabun, menjaga jarak aman, dan menghindari kerumunan. "Segera vaksinasi Covid-19 buat yang belum karena vaksinasi adalah investasi kesehatan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.