Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyebab Kematian Massal Ikan di Waduk Kedung Ombo Belum Diketahui

📅 Rabu, 04 Jan 2023, 16:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penyebab Kematian Massal Ikan di Waduk Kedung Ombo Belum Diketahui Doc: istimewa
Ket. Petugas Dinas Peternakan dan Perikanan mengambil sampel air di Waduk Kedung Ombo, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, Selasa (3/1/2022).

Boyolali - Kematian massal ikan di keramba-keramba yang ada di Waduk Kedung Ombo, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, sudah mulai mereda menurut pejabat Dinas Peternakan dan Perikanan.

"Alhamdulillah kematian massal ribuan ikan di Kedung Ombo Boyolali sudah reda," kata Kepala Bidang Perikanan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Boyolali Nurul Nugroho di Boyolali, Rabu (4/1).

Menurut dia, kondisi tersebut dipengaruhi oleh membaiknyakualitas air di Waduk Kedung Ombo.

Berdasarkan hasil pemeriksaan,Nurulmengatakan, kualitas air Waduk Kedung Ombopada Selasa (3/1) sudah mendekati normal dengan oksigen terlarut4,7 mg/L, suhu 29 sampai 30 derajat Celsius, dan tingkat keasaman (pH) 6-7, dan kadar nitrit 0,01 mg/L.

"Perairan sudah mulai membaik dilihat dari parameter kualitas air secara fisik dan kimia," kata Nurul.

Dia menyarankan pemilik keramba di Waduk Kedung Ombomenaikkan kadar oksigen terlarut dengan menggunakan pompa dan membuang bangkai ikan yang masih ada di kolam supaya tidak menimbulkan masalah baru.

Dinas Peternakan dan PerikananKabupaten Boyolalibersama Balai Laboratorium Pengujian Kesehatan Ikan dan Lingkungan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah berencana mengecek kembali kualitas air Waduk Kedung Ombo.

Nurulmengatakan, pengecekan kualitas air juga dilakukandi Waduk Cengklik Ngemplak Boyolali untuk mencegah kemungkinan terjadi kematian massal ikan.

"Namun, hasil kesimpulan, perairan masih baik untuk budi daya perikanan dari parameter kualitas air secara fisik dan kimia," katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Peternakan dan PerikananKabupaten BoyolaliLusia Dyah Suciantimengatakan bahwa ikan yang mati di keramba-keramba di Waduk Kedung Ombohingga hingga Selasa (3/1) mencapai 200 ton. Kematian ikan massal terjadi pada keramba milik 37 petani di waduk tersebut.

"Akibat kejadian ikan mati massal itu, kerugian ditaksir lebih dari Rp6 miliar," kata Lusia Dyah Sucianti.

Kematian massal ikan di keramba-keramba jaring apung di Waduk Kedung Ombodisebabkan oleh fenomenaup-wellingatau pembalikan massa air dan penurunan kadar oksigen terlarut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Ilmuwan Ungkap Gletser Swis...
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.