Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KPU Kunjungi PBNU untuk Bangun Dukungan Penyelenggaraan Pemilu 2024

📅 Rabu, 04 Jan 2023, 13:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
KPU Kunjungi PBNU untuk Bangun Dukungan Penyelenggaraan Pemilu 2024 Doc: antarafoto
Ket. Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari berkunjung ke kantor PP PBNU di Jakarta, Rabu (4/1).

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI berkunjung ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk membangun dukungan demi kesuksesan penyelenggaraan Pemilu 2024.

"Pada hari ini, Rabu 4 Januari 2023, KPU melakukan kunjungan audiensi silaturahim kepada pimpinan PBNU dalam rangka membangun dukungan penyelenggaraan Pemilu 2024," kata Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari di Jakarta, Rabu (4/1).

Dia mengatakan KPU pada awal kepemimpinan periode 2022-2027 terbentuk telah melakukan kunjungan dan audiensi kepada pimpinan lembaga pemerintah untuk membangun dukungan Pemilu 2024 dan Pilkada 2024.

"Saatnya KPU silaturahim kepada pimpinan pimpinan organisasi kemasyarakatan, sejak awal Desember 2022, KPU sudah berkomunikasi dengan pimpinan organisasi keagamaan PBNU, PP Muhammadiyah, PGI, dan lain-lain," kata Hasyim.

Kemudian, lanjut dia, pada bagian awal, KPU mendapatkan respons untuk diterima beraudiensi pada 3 Januari 2023 oleh pimpinan PP Muhammadiyah.

"Hari ini, kami diterima PBNU dalam rangka yang sama. Kami sampaikan kepada pimpinan PBNU bahwa KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu pada dasarnya hanya lembaga layanan, melayani dua pihak, yaitu pemilih untuk dapat menggunakan hak pilih dan peserta pemilu," kata dia.

Hasyim mengatakan NU sebagaimana diketahui, yakni sebagai organisasi dan jemaah mengakar sampai tingkat ranting, desa, dan kelurahan.

"Kami menyadari KPU tidak bisa bekerja sendir, sehingga untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pemilih dan peserta pemilu kami mohon dukungan bantuan dan mohon doa kepada pimpinan PBNU," ujarnya.

Hal itu, menurut dia, agar upaya penyelenggaraan Pemilu 2024 dapat berjalan dengan baik, terselenggara secara lancar, damai sebagaimana yang sudah dirumuskan, dan disepakati bersama-sama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.