Dokter Sebut Susu Perlu Dihindari Saat Konsumsi Tablet Tambah Darah, Apa Penyebabnya
Selasa, 03 Jan 2023, 00:09 WIBJakarta - Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Universitas Indonesia dr Dias Septalia Ismaniar, Sp.PD menyebut susu dan produk turunnya seperti keju dan yogurt, termasuk hidangan yang perlu dihindari saat seseorang mengonsumsi tablet tambah darah (TTD) karena dapatmengurangi penyerapan zat besi.
"Karena dapat mengurangi penyerapan zat besi. Obat-obatan seperti antasida pun sebaiknya juga dihindari," katadr Dias Septalia Ismaniar, Sp.PD melalui pesan elektroniknya kepada ANTARA, Senin.
Selain itu, makanan seperti telur, sereal, rotiwhole grainatau biji-bijian utuh juga sebaiknya dihindari karena dapat berefek serupa dengan susu bila dikonsumsi berbarengan dengan tablet tambah darah.
Dias mengatakan, untuk mengurangi efek mual TTD, seseorang dapat meminumnya bersamaan dengan makanan kecuali yang dapat mengurangi penyerapan zat besi seperti disebutkan atau sesudah makan. Sedangkan untuk menghindari konstipasi atau sembelit, dia menyarankan orang-orang memperbanyak minum air, tetap aktif berolahraga dan perbanyak asupan serat.
Dias menyarankan, sebelum meminum TTD, seseorang sebaiknya melakukan pemeriksaan laboratorium terlebih dahulu untuk mengetahui apakan dia terkena anemia dan menentukan jenis anemia yang diderita.
Pemeriksaan awal yang disarankan antara lain terkait hemoglobin, leukosit, trombsit, zat besi serum, feritin, total iron binding capacity, saturasi transferin, fungsi ginjal yakni ureum kreatinin, fungsi hati yaitu SGOT dan SGPT.
"Bila nanti terbukti anemia karena kekurangan zat besi, baru diperbolehkan untuk rutin mengonsumsi suplemen penambah darah dengan catatan harus dilakukan evaluasi berkala, paling tidak tiga bulan kemudian," tutur dia.
Dias menambahkan konsumsi TTD yang berlebihan dapat mengakibatkan keracunan yang ditandai gejala mual, muntah, diare atau konstipasi, nyeri perut, kerusakan hati atau sel otak serta jantung, yang dapat berakibat fatal karena akumulasi penumpukan zat besi di organ-organ tersebut.
Berita Terkait:
-
Gandeng IKA ITS, BNI Dukung Kemajuan Pendidikan Tinggi di Indonesia
-
Pertamina Dukung Pengembangan Geothermal Sejalan Dengan Asta Cita Pemerintah
-
Ketua Dewan Pers: Ada 10 Aduan Per Hari, Media Harus Jaga Etika
-
Bulog Intervensi Pasar demi Jaga Stabilitas Harga Minyak Goreng di Kalteng
-
Antusiasme Warga Warnai Perjalanan Presiden Prabowo Menuju Upacara HUT TNI ke-80
-
Gubernur DKI Jakarta Soroti Pentingnya Semangat Kebangkitan dalam Hadapi Tantangan Zaman
-
Sambut Ramadan, Pemkot Pariaman Gelar Pesantren Ramadan bagi Pelajar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.