Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kehabisan Daya, NASA Resmi Hentikan Misi Pendarat InSight Mars

📅 Minggu, 01 Jan 2023, 16:06 WIB | Oleh:
Kehabisan Daya, NASA Resmi Hentikan Misi Pendarat InSight Mars Doc: NASA
Ket. InSight NASA.

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika (NASA) resmi mengakhiri masa kerja wahana pendarat Mars, InSight.

Dalam pernyataan resminya, NASA memutuskan mengakhiri pendarat InSight setelah wahana itu melewatkan dua kali upaya komunikasi. Jet Propulsion Laboratory (JPL) melaporkan tidak dapat menghubungi pendarat setelah komunikasi terakhirnya dengan Bumi pada 15 Desember. JPL akhirnya menyimpulkan baterai bertenaga surya pesawat ruang angkasa itu telah kehabisan daya.

Walau begitu, NASA akan terus berupaya mendengarkan sinyal dari pendarat InSight, untuk berjaga-jaga, meskipun hal itu dianggap tidak mungkin. Terakhir kali InSight berkomunikasi dengan Bumi adalah 15 Desember.

"Saya menyaksikan peluncuran dan pendaratan misi ini, dan walaupun mengucapkan selamat tinggal pada pesawat ruang angkasa selalu menyedihkan, perjalanan sains menakjubkan yang dilakukan InSight patut dirayakan (...) Data seismik saja dari misi Program Penemuan ini menawarkan wawasan luar biasa tidak hanya ke Mars tetapi juga benda-benda berbatu lainnya, termasuk Bumi," kata Thomas Zurbuchen, administrator asosiasi Direktorat Misi Sains NASA di Washington.

Misi InSight yang merupakan kependekan dari Interior Exploration using Seismic Investigations, Geodesy and Heat Transport, berangkat ke Mars untuk mempelajari bagian dalam dari Planet Merah itu. Lander itu mendarat di Mars di dataran Elysium Planitia pada bulan November 2018.

Misinya pun ambisius, yaitu untuk memahami bagian dalam Mars. Mereka menggunakan seismometer untuk mengukur marsquaeks dan menggali heat probe yang dijuluki mole, di bawah permukaan Mars. Layaknya semua misi Mars yang menghadapi tantangan, InSight pun demikian. Heat probe, bagaimana pun, tidak pernah bisa masuk cukup dalam untuk mencapai tujuannya.

Walau begitu, data pendarat telah menghasilkan detail tentang lapisan interior Mars, suhu, dan mencatat banyak aktivitas gempa.

Bersama pemantauan harian yang dilakukan oleh badan antariksa Prancis Centre National d'Etudes Spatiales (CNES) dan Layanan Marsquake yang dikelola oleh ETH Zurich, seismometer InSight yang sensitif telah mendeteksi 1.319 gempa besar, termasuk gempa yang disebabkan tabrakan meteoroid, yang terbesar di antaranya.

"Dengan InSight, seismologi menjadi fokus misi di luar Bumi untuk pertama kalinya sejak misi Apollo, ketika astronot membawa seismometer ke Bulan," kata Philippe Lognonné dari Institut de Physique du Globe de Paris, penyelidik utama seismometer InSight.

Singkatnya, InSight membantu para ilmuwan menentukan usia permukaan planet. Sementara data dari seismometer memberi ilmuwan cara untuk mempelajari kerak, mantel, dan inti planet.

Sebagai informasi, seismometer adalah instrumen sains terakhir yang tetap menyala saat debu yang menumpuk di panel surya pendarat InSight secara bertahap mengurangi energinya.

"InSight memiliki lebih dari sekadar memenuhi namanya. Sebagai seorang ilmuwan yang menghabiskan karir mempelajari Mars, sungguh menggetarkan melihat apa yang telah dicapai oleh pendarat, terima kasih kepada seluruh tim orang di seluruh dunia yang membantu mensukseskan misi ini," kata Laurie Leshin, direktur JPL, yang mengelola misi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

35 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.