Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korbankan Pertumbuhan, Otoritas Moneter Prioritaskan Penanganan Inflasi

📅 Jumat, 01 Jul 2022, 00:02 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Korbankan Pertumbuhan, Otoritas Moneter Prioritaskan Penanganan Inflasi Doc: GLYN KIRK / AFP
Ket. Guberur Bank Sentral Eropa, Christine Lagarde

SINTRA - Para Kepala Bank Sentral Global menyatakan upaya menurunkan inflasi yang tinggi di seluruh dunia akan menyakitkan karena dapat menghancurkan pertumbuhan. Namun demikian, kebijakan itu harus dilakukan dengan cepat untuk mencegah pertumbuhan harga yang cepat mengakar.

Inflasi menembus level tertinggi selama beberapa dekade di seluruh dunia karena melonjaknya harga energi, kemacetan rantai pasokan pascapandemi, dan dalam beberapa kasus pasar tenaga kerja yang sangat panas mendorong berbagai kenaikan biaya dan memicu spiral harga-upah yang sulit diatasi.

"Prosesnya sangat mungkin melibatkan beberapa rasa sakit, tetapi rasa sakit terburuk adalah karena gagal mengatasi inflasi yang tinggi ini dan membiarkannya menjadi persisten," kata Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve, Jerome Powell, pada konferensi tahunan Bank Sentral Eropa (ECB) di Sintra, Portugal.

Sementara itu, Gubernur Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB), Christine Lagarde, mengatakan inflasi yang rendah di era prapandemi tidak akan kembali dan bahwa ECB, yang terus-menerus meremehkan pertumbuhan harga, harus bertindak sekarang karena pertumbuhan harga kemungkinan akan tetap di atas target 2,0 persen untuk tahun-tahun mendatang.

Rekayasa pengetatan kebijakan untuk menghindari resesi di AS, kata Powell, tentu dimungkinkan, namun jalurnya sempit dan tidak ada jaminan keberhasilan.

"Apakah ada risiko bahwa kita akan melangkah terlalu jauh? Tentu ada risiko, tetapi saya tidak setuju bahwa itu adalah risiko terbesar bagi perekonomian," katanya seperti dikutip Antara dari Reuters.

"Kesalahan yang lebih besar untuk dibuat, katakanlah seperti itu, adalah gagal memulihkan stabilitas harga," katanya.

Sementara itu, Manajer Umum di Bank for International Settlements, kelompok yang memayungi bank sentral, mengatakan para pembuat kebijakan telah mengambil langkah pertama yang bermasalah. Sekarang tugas mereka adalah memperketat kebijakan karena risiko meningkat.

"Mereka harus mencoba untuk mencegah transisi penuh dari lingkungan inflasi rendah ke lingkungan inflasi tinggi di mana inflasi tinggi ini mengakar," kata Carstens pada pertemuan ECB. "Anda harus mencegah lingkaran setan ini muncul," katanya.

ECB telah mengisyaratkan kenaikan suku bunga pada Juli dan September, sementara The Fed menaikkan suku bunga sebesar 0,75 poin persentase pada Juni dan dapat memilih langkah serupa pada Juli.

Bank sentral Inggris (BoE) menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 1,25 persen bulan ini yang merupakan langkah kelima berturut-turut dan mengatakan akan bertindak "lebih kuat" di masa depan jika melihat persistensi inflasi yang lebih besar.

"Akan ada keadaan di mana kita harus berbuat lebih banyak," kata Gubernur BoE Andrew Bailey dalam konferensi tersebut.

"Kami belum sampai di sana dalam hal pertemuan berikutnya. Kami masih sebulan lagi, tapi itu dipertimbangkan. Tapi Anda tidak boleh menganggap itu satu-satunya hal yang dipertimbangkan," katanya, merujuk pada kenaikan 25 basis poin lainnya.

Namun, Bailey juga memperingatkan bahwa ekonomi Inggris saat ini jelas berada pada titik balik dan mulai melambat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Ekonomi
Gerakan Pangan Murah Hadir ...
Luar Negeri
Korut Klaim Telah Kerahkan ...
Luar Negeri
Utusan AS Bertemu Presiden ...
Luar Negeri
Nigeria Laporkan Kasus Ebol...
Advertisement
Hasil Akhir Persija vs Arema FC: Macan Kemayoran Sikat Singo Edan 5-1, Rebut Puncak Klasemen Super League

Hasil Akhir Persija vs Arema FC: Macan Kemayoran Sikat Singo Edan 5-1, Rebut Puncak Klasemen Super League

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.