Perjalanan Wayang Kulit Diakui Sebagai Warisan UNESCO
Rabu, 17 Nov 2021, 13:45 WIBDunia maya diramaikan pemberitaan akun instagram resmi Adidas Singapura yang menyebut wayang kulit berasal dari Malaysia. Wayang kulit itu dijadikan inspirasi untuk koleksi terbaru Adidas. Unggahan Adidas itu mendapat tuaian kecaman dan kritik dari warganet Indonesia.
Sementara itu, wayang kulit merupakan kebudayaan Indonesia yang telah diakui UNESCO.
Dalam situs resmi UNESCO, wayang disebut sebagai seni pertunjukan yang telah mengakar dalam budaya Indonesia. Kata wayang berasal dari kata ma Hyang yang berarti menuju spiritualitas pada Sang Kuasa. Kata wayang juga memiliki arti teknik pertunjukan bayangan atau di balik layar.
Wayang merupakan seni edipeni adiluhung, artinya seni yang bukan hanya indah, juga mengandung nilai-nilai keutamaan hidup.
Sejak sepuluh abad lalu wayang kulit telah berkembang di kerajan Jawa dan Bali lalu kemudian menyebar ke pulau-pulau lain di Indonesia.
Mengutip situs resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), pertunjukan wayang dilakukan sebagai sarana hiburan masyarakat pada zaman dulu dan masa kini. Wayang digunakan sebagai media dakwah agama Islam dan umat Hindu serta sebagian lain wayang dipercaya sebagai benda keramat atau totemisme.

Wayang dimainkan oleh dalang dan diiringi penyanyi berupa sinden dan alat musik tradisional. Dalam pertunjukan Wayang Kulit biasanya akan menampilkan cerita mitos pribumi, mitos pribumi, epos India dan pahlawan dari cerita Persia.
Pada 7 November 2003, keindahan wayang membuat UNESCO menetapkan wayang sebagai Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity.
Kemudian pada 2008 wayang kembali ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda dunia oleh UNESCO. Pertunjukan wayang ditetapkan dalam sesi ketiga Komite Antarpemerintah (3.COM) di Instanbul, Turki pada 4-9 November 2008. UNESCO mulai menggelar penetapan ini setiap tahun sejak 2006. Tiap tahunnya terdapat sejumlah warisan budaya yang diakui.
Tak hanya itu, Wayang masuk dalam daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO untuk kategori Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity. Kategori tersebut berjudul The Wayang Puppet Theater tertanggal 4 November 2008.
Redaktur: Fiter Bagus
Penulis: Sindi B Natalia Panjaitan
Berita Terkait:
-
Alcaraz dan Sabalenka ke Putaran Kedua Wimbledon
-
Liverpool Rilis Jersey Kandang dan Tandang Baru Bersama Adidas
-
Transformasi Pekerja Jadi Pengusaha: FLEI Business Show 2026 Hadirkan 400 Brand Peluang Usaha
-
Adidas Digugat! Sandal Barunya Gunakan Desain Tradisional Warga Pribumi Meksiko Tanpa Izin
-
Keuangan Syariah Tahan Banting saat Krisis, Tapi Minat di Indonesia Masih Rendah
-
Awal Juli Hujan Lebat, BPBD Tangerang Minta Warga Waspada
-
Fakta di Balik Larangan Impor Unggas RI: Masalah Kualitas, Bukan Halal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.