Boyolali Harus Perbanyak Pelacakan
Minggu, 22 Agu 2021, 14:41 WIBPanglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa tracing atau pelacakan kontak erat harus terus dilaksanakan di Kabupaten Boyolali Provinsi Jawa Tengah.
"Walau lelah, harus tetap semangat untuk melaksanakan tracing kontak erat dan menjaga masyarakat dari Covid-19," kata Hadi Tjahjanto di Jakarta, Minggu.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Hadi Tjahjanto ketika melakukan peninjauan kegiatan vaksinasi. Dia jauga memeriksa kesigapan Babinsa, Babinpotmar, Babinpotdirga, dan Bhabinkamtibmas dalam menggunakan aplikasi Silacak dan Inarisk. Panglima juga memberikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat di Kabupaten Boyolali.
Menurut Panglima TNI, tracing kontak erat harus terus dilaksanakan, sebab tingkat positif Covid-19 di Kabupaten Boyolali berada pada angka 24,24 persen, sedangkan tingkat tracing kontak erat yang hanya sebesar 2,35 persen.
Berdasarkan angka tersebut, Hadi meyakini, untuk menghentikan laju perkembangan COVID-19 di Kabupaten Boyolali, diperlukan kerja keras dan keseriusan dari setiap pihak terkait, termasuk dalam hal meningkatkan tracing kontak erat. "Dari kasus konfirmasi, akan dilaksanakan perawatan di Isoter, tidak di Isoman," ucapnya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Presiden Prabowo Hubungi Dua Bupati Aceh yang Masih Terisolasi
-
Arab Saudi Perluas Jalur Bantuan Kemanusiaan ke Gaza via Udara, Laut, dan Darat
-
Pertamina dan KKP Berkolaborasi Perkuat Pasokan BBM Nelayan Dukung Perikanan Nasional
-
AS Bersiap Tutup Konsulat di Indonesia dan Jepang, Diplomasi Global Sedang Berubah?
-
Neymar Perpanjang Kontrak di Santos hingga 2026, Bidik Kembali ke Piala Dunia
-
Penjabat Gubernur: Terus Kembangkan Potensi Pariwisata Papua
-
Polres Malang Siagakan Tim Urai untuk Cegah Kepadatan Arus Lalu Lintas saat Puncak Arus Mudik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.