Tanggal Ini Gus Dur Wafat, Ini Kisah Sedihnya Saat Ditinggalkan Sang Ayah

Rabu, 30 Des 2020, 12:51 WIB

JAKARTA - Tanggal ini, 30 Desember Gus Dur menghembuskan napasnya yang terakhir. Dipanggil Sang Khalik. Gus Dur atau Abdurrahman Wahid meninggal pada tanggal 30 Desember 2009.

Banyak cerita menarik tentang Gus Dur, Presiden keempat RI yang suka guyon ini. Salah satunya, kisah sedih Gus Dur dengan sang ayah, KH Wahid Hasyim. Seperti diketahui, ayah Gus Dur, KH Wahid Hasyim, meninggal dalam usia yang bisa dikatakan masih muda. Wahid Hasyim yang pernah jadi menteri agama di era Soekarno jadi Presiden meninggal dalam usia 38 tahun.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa.

Wahid Hasyim meninggal karena kecelakaan mobil di jalan antara Cimahi - Bandung. Gus Dur, putra kesayangannya jadi saksi meninggalnya sang ayah. Greg Barton dalam buku Biografi Gus Dur: The Authorized Biography of Abdurahman Wahid, mengisahkan pada bulan April 1953, Wahid Hasyim ditemani sopirnya mengajak Gus Dur pergi ke Sumedang, Jawa Barat.

Dengan mengendarai mobil sedan Chevrolet, Gus Dur dan ayahnya pergi dari Jakarta menuju Sumedang. Gus Dur duduk di depan di samping sopir. Sementara ayahnya duduk di belakang bersama Argo Sutjipto seorang penerbit yang merupakan sahabat ayahnya.

Di tengah perjalanan, di sekitar wilayah Cimahi hujan lebat mengguyur. Sopir memacu mobil cukup kencang. Tapi karena jalan licin karena hujan dan juga berkelok penuh turunan, sopir tak bisa mengendalikan mobil. Saat bersamaan, dari arah berlawanan datang truk. Sopir truk melihat mobil Chevrolet melaju tak terkendali. Maka ia menghentikan truk dan menepi di bahu jalan.

Tragedi pun terjadi. Sedan Chevrolet yang ditumpangi Gus Dur dan ayahnya berputar, lantas menabrak truk tersebut. Akibat benturan keras itu, Wahid Hasyim dan sahabatnya yang duduk di belakang terlontar keluar dari mobil. Lalu tak sadarkan diri.

Wahid Hasyim dan sahabatnya mengalami luka cukup parah di bagian kepala. Sementara sopir mobil dan Gus Dur hanya luka ringan. Tabrakan terjadi sekitar pukul 01.00 siang. Di tepi jalan, sambil menggigil kedinginan, Gus Dur menunggu ayahnya yang terluka parah.

Mobil ambulans yang ditunggu-tunggu tak kunjung datang. Baru pada pukul 4 sore mobil ambulans datang. Jadi selama beberapa jam, Gus Dur menunggui ayahnya yang terluka parah.

Ayahnya kemudian dibawa ke rumah sakit di Bandung. Semalaman Gus Dur tak tidur menunggui ayahnya, sampai istri Wahid Hasyim atau Ibu Gus Dur tiba di rumah sakit. Esok harinya, sekitar pukul 10.30, Wahid Hasyim meninggal. Setelah itu disusul oleh Argo Sutjipto, sahabatnya. Wahid Hasyim meninggal dalam usia yang masih cukup muda. Ia meninggal dalam usia 38 tahun.ags/N-3

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Agus Supriyatna

Berita Terbaru

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.